Breaking News
Memuat breaking news...

KONI Rakor Matangkan Persiapan Porprovsu 2026

Redaksi
Redaksi
Selasa, 15 September 2026 - 9.34 PM WIB
KONI Rakor Matangkan Persiapan Porprovsu 2026
KADISPORASU (2 kanan), memberikan sambutan pada Rakor Porprovsu 2026 yang dipimpin Ketua Umum KONI Sumut (tengah), didampingi Waketum I, Waketum II dan Sekum, Selasa (15/9). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi bersama KONI Kabupaten/Kota untuk membahas dan mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026.

Rakor yang berlangsung di Kantor KONI Sumut pada 15-16 September itu diikuti perwakilan 33 KONI Kabupaten/Kota, rinciannya 30 KONI hadir secara langsung dan tiga lainnya mengikuti melalui Zoom.

Rakor dipimpin langsung Ketua Umum KONI Sumut yang juga Ketua PB Porprovsu 2026, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar. Turut mendampingi Wakil Ketua Umum I KONI Sumut Bambang K Wahono, Waketum II Prof Dr Indra Kasih MOr, Waketum III Irwan Pulungan SSos MSi, Plt Waketum IV Ir Faizal, Sekretaris Umum Syahrial A Pulungan MSi serta Kadispora Sumut M Mahfullah Pratama Daulay.

Pada hari pertama, Selasa (15/9), Hatunggal mengatakan rakor membahas kesiapan teknis pelaksanaan, termasuk verifikasi data peserta, persyaratan pertandingan, akomodasi hingga venue.

“Sekarang kami sudah sampai pada data-data untuk verifikasi, jadi kami rapat koordinasi dengan KONI Kabupaten dan Kota. Apa yang harus dilengkapi untuk pelaksanaan pertandingan dan persyaratan lainnya, sehingga tidak terjadi miss dalam pelaksanaan,” papar pria yang akrab disapa Tulang Ancha tersebut.

Menurutnya, jumlah peserta Porprovsu 2026 diproyeksikan mencapai lebih dari 5.000 orang dan itu mesti disesuaikan dengan kebutuhan akomodasi, konsumsi, hotel dan kebutuhan pendukung lainnya.

Tulang Ancha mengklaim, persiapan secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 70 persen. Sejumlah hotel juga telah dikerjasamakan untuk mendukung pelaksanaan Porprovsu bulan November mendatang, meski jumlah akhir peserta masih menunggu hasil verifikasi.

Dia juga menegaskan pentingnya seluruh KONI Kabupaten/Kota mengirimkan atlet pada ajang yang digelar empat tahun sekali tersebut. Sebab Porprovsu, katanya, menjadi salah satu ajang untuk menemukan bibit atlet Sumut yang nantinya dapat diproyeksikan mewakili Sumatera Utara di tingkat nasional.

“Sesuai arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution, kami harapkan seluruh KONI se-Sumut hadir pada Porprovsu yang dilaksanakan empat tahun sekali. Sekecil apa pun potensi atlet, misalnya di Nias, kalau tidak diberangkatkan tentu kami pertanyakan,” tegasnya.

Porprovsu 2026 akan mempertandingkan 28 cabang olahraga, meliputi atletik, akuatik, angkat berat, angkat besi, voli indoor, voli pasir, binaraga, biliar, bridge, bulu tangkis, catur, drum band, gateball, gulat, judo, karate, kick boxing, menembak, muaythai, pencak silat, petanque, sambo, sepakbola dan futsal, sepak takraw, tenis meja, tinju, tarung derajat, taekwondo dan wushu.

Menurut Tulang Ancha, sejumlah cabor dengan jumlah peserta yang tidak memenuhi ketentuan akan dievaluasi. Salah satunya akuatik terbuka yang jumlah pesertanya kurang dari lima dan berpotensi dicoret dari daftar pertandingan.

Anggaran Tidak

Ada Persoalan

Sebelumnya Kadisporasu M Mahfullah Pratama Daulay mengatakan, Pemprov Sumut telah mengalokasikan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan Porprovsu 2026. Pembahasan anggaran perubahan juga telah selesai dan secara teknis tidak ada persoalan terkait penganggaran.

“Kita berharap, di awal Oktober nanti sudah bisa ajukan permintaan dan akan kami realisasikan. Secara teknis tidak ada masalah terkait penganggaran,” kata Mahfullah.

Pria yang biasa disapa Ipunk itu menilai penggunaan venue eks PON 2024 yang tersebar di Medan, Deliserdang, Binjai dan Pematangsiantar ,menjadi keuntungan tersendiri bagi Porprovsu 2026. Venue yang memiliki standar internasional dinilai dapat mendukung peningkatan prestasi atlet.

“Porprov tahun ini luar biasa, kebutuhannya luar biasa. Venue eks PON sangat layak. Itu sangat berpengaruh bagi pencapaian prestasi atlet. Kami titip KONI kabupaten agar pengiriman atlet optimal,” ucap Ipunk.

Dia juga mendorong seluruh KONI kabupaten/kota mengirimkan atlet sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan pertandingan. Menurutnya, semakin optimal jumlah atlet yang tampil, semakin kompetitif persaingan dan peluang meningkatkan prestasi.

“Kami mendorong atlet sebanyak-banyaknya bertanding, semua mengutus atlet. Kalau jumlah optimal, hasilnya pasti bagus karena kompetitif,” pungkas Ipunk. (Id08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement