Breaking News
Memuat breaking news...

Lantik 773 Pejabat Fungsional, Kepala BPJPH Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 Juli 2026 - 10.11 AM WIB
Lantik 773 Pejabat Fungsional, Kepala BPJPH Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan melantik dan mengambil sumpah jabatan 773 Aparatur Sipil Negara (ASN) ke dalam jabatan fungsional di lingkungan BPJPH, Selasa (30/6/2026), di Kantor BPJPH, Jakarta.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan melantik dan mengambil sumpah jabatan 773 Aparatur Sipil Negara (ASN) ke dalam jabatan fungsional di lingkungan BPJPH, Selasa (30/6/2026), di Kantor BPJPH, Jakarta. Pelantikan yang digelar secara hybrid ini menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia untuk mendukung penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) yang profesional, berintegritas, dan akuntabel.

Sebanyak 773 ASN yang dilantik terdiri atas 728 ASN melalui mekanisme pengangkatan pertama ke dalam jabatan fungsional, 39 ASN melalui mekanisme penyesuaian (inpassing) dari jabatan pelaksana ke Jabatan Fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal, tiga ASN melalui perpindahan dari jabatan pelaksana ke Jabatan Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA), serta tiga ASN melalui perpindahan dari jabatan fungsional lain ke Jabatan Fungsional Analis SDMA.

Dalam sambutannya, Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa amanah jabatan yang diterima para ASN harus menjadi pendorong untuk terus meningkatkan integritas, kompetensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

"Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan integritas, kinerja, dan profesionalisme," ujar Haikal yang akrab disapa Babe Haikal.

Ia menekankan bahwa pejabat fungsional BPJPH memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan sertifikasi halal. Karena itu, penguatan kualitas SDM yang dibarengi integritas menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem halal nasional yang kredibel dan berdaya saing.

"Teman-teman harus bangga menjadi bagian dari BPJPH. Kita mengawal ekosistem halal yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Karena itu, kapasitas dan integritas kita juga harus sejalan dengan besarnya amanah yang diemban," katanya.

Babe Haikal juga mengingatkan seluruh ASN BPJPH untuk menjaga integritas dan menjunjung tinggi nilai antikorupsi dalam menjalankan tugas.

"Baju kita sudah putih. Satu titik kotor saja akan langsung terlihat. Tidak boleh ada korupsi sama sekali di BPJPH, terlebih kita menjaga jaminan produk halal," tegasnya.

Menutup arahannya, Babe Haikal mengajak seluruh ASN menjadikan kompetensi, etika, dan akhlak sebagai satu kesatuan dalam pengabdian kepada negara. Menurutnya, ASN yang berintegritas dan berakhlak akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut disaksikan Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal Abd Syakur, Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal Mamat S. Burhanudin, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan JPH E.A. Chuzaemi Abidin, Kepala Biro Hukum, SDM, dan Humas Beny Cahyadie serta Direktur Bina Jaminan Produk Halal Mohammad Farid Wajdi, para direktur, kepala pusat, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta jajaran pegawai di lingkungan BPJPH.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement