Lebih dari Sekadar Perak: Balqisa Humaira, Kaligrafi dan Martabat PNL di Panggung NasionalLebih dari Sekadar Perak: Balqisa Humaira, Kaligrafi dan Martabat PNL di Panggung Nasional

“Alhamdulillah, kami menyambut dengan penuh rasa bangga atas raihan medali perak ini. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama PNL di tingkat nasional maupun internasional,”- kata Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.
Di balik lengkung huruf Arab yang ditorehkan dengan penuh ketelitian, tersimpan sebuah kisah tentang semangat, dedikasi, dan martabat sebuah institusi. Balqisa Humaira, mahasiswi Jurusan Bisnis Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), berhasil mempersembahkan medali perak dari cabang Seni Kaligrafi Khat Arab (Kontemporer) pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XV Politeknik Se-Indonesia.
Di Gedung Z Lantai 4 Politeknik Negeri Medan, Minggu (26/7/2026), Balqisa tampil memukau. Dengan goresan tinta yang seolah hidup, ia menyisihkan 10 finalis lain dari berbagai politeknik di Indonesia. Hasilnya bukan sekadar medali perak, melainkan simbol bahwa mahasiswa vokasi mampu bersaing di panggung seni nasional.
Keberhasilan ini lahir dari proses panjang. Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd., sang pembina, mendampingi Balqisa dengan intensif sejak persiapan hingga hari perlombaan. Dukungan itu menjelma menjadi energi yang mengantarkan Balqisa pada podium kehormatan.
Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa mahasiswa vokasi tidak hanya unggul dalam akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga mampu menorehkan prestasi seni di tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Syukri, S.T., M.T., menambahkan bahwa medali ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi. “Perolehan medali perak ini menjadi energi positif bagi seluruh atlet dan peserta kontingen PNL. Kami berharap prestasi ini mampu membangkitkan semangat juang cabang lainnya,” katanya.
Ajang Porseni XV bukan sekadar kompetisi. Ia adalah panggung di mana mahasiswa vokasi dari seluruh Indonesia menampilkan kemampuan terbaik, baik di olahraga maupun seni. Bagi PNL, medali perak Balqisa Humaira adalah lebih dari sekadar pencapaian—ia adalah pernyataan tentang martabat, daya saing, dan komitmen melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu, keterampilan, seni, budaya, serta karakter.
Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda