Breaking News
Memuat breaking news...

Lewat IVA Test, TP-PKK Sumut Dorong Pematangsiantar Jawab Kebutuhan Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Selasa, 18 Agustus 2026 - 6.13 PM WIB
Lewat IVA Test, TP-PKK Sumut Dorong Pematangsiantar Jawab Kebutuhan Masyarakat
Tim Evaluasi TP-PKK Sumut saat berkunjung ke Pematangsiantar. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Ketua TP-PKK Pematangsiantar Liswati Sinaga menuturkan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan langkah strategis sebagai upaya preventif pencegahan dini kanker rahim pada perempuan. Ia meminta, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan.

Hal itu dikatakannya saat menyambut Tim Evaluasi Lomba IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jalan Vihara, Kecamatan Siantar Selatan, Selasa (18/8/2026).

"Bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum pembinaan kepada masyarakat agar senantiasa memperhatikan kesehatan kaum perempuan," ucapnya.

Liswati berharap, pihaknya senantiasa mendapat bimbingan dari Tim Evaluasi agar program berjalan optimal, menjangkau banyak sasaran, dan meningkatkan kesehatan masyarakat Pematangsiantar.

Staf Ahli Pemerintahan Setdako Pematangsiantar Happy Daely dalam sambutannya mengatakan kesehatan merupakan pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Salah satu ancaman kesehatan yang paling nyata bagi kaum perempuan saat ini adalah kanker serviks atau kanker leher rahim.

Oleh karena itu, deteksi dini melalui metode IVA Test merupakan langkah preventif yang sangat penting, mudah, dan efektif untuk menyelamatkan para perempuan yang merupakan pilar keluarga.

"Pemko Pematangsiantar bersama dengan Tim Penggerak PKK menyadari akan pentingnya program ini. Tidak hanya fokus pada pencapaian target pemeriksaan, tetapi yang lebih utama adalah membangun kesadaran, mengedukasi, dan menghilangkan rasa takut atau enggan dari kaum ibu untuk melakukan pemeriksaan IVA Test," katanya.

Happy sebut, kehadiran Tim Penilai menjadi dorongan semangat yang luar biasa. "Evaluasi ini kami maknai bukan hanya sebagai ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan sebagai momentum untuk mengukur sejauh mana efektivitas program yang telah kami jalankan, serta apa saja yang perlu dibenahi ke depannya," tuturnya.

Ia berharap inovasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh para kader PKK dan tenaga kesehatan di Pematangsiantar dapat memberikan hasil yang maksimal dalam penilaian. Namun, tujuan akhir memastikan seluruh perempuan di Kota Sapangambei Manoktok Hitei terlindung dari bahaya kanker serviks.

"Kami siap menerima segala masukan, arahan, dan bimbingan agar program IVA Test di Pematangsiantar dapat berjalan lebih baik dan berkesinambungan," ujar Happy.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja IV TP-PKK Sumut Hamid Rizal menyampaikan kegiatan evaluasi merupakan bagian dari proses pelatihan yang telah diawali melalui penilaian administrasi, verifikasi dokumen serta pemantauan lapangan.

Seluruh tahapan tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program PKK telah berjalan secara optimal, tertib administrasi, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dia berharap Kecamatan Siantar Selatan yang mengikuti evaluasi tahun ini dapat menjadi contoh serta inspirasi bagi daerah lainnya dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan.

Rizal menegaskan evaluasi bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan program PKK terus berkembang, memberikan manfaat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement