Lintasi Jalur Rawan Siantar – Saribudolok, Ini Teknologi Honda yang Perlu Diketahui Pengendara


MEDAN (Waspada.id): Perjalanan melintasi jalur Pematangsiantar–Saribudolok, Kabupaten Simalungun, menjadi pengingat bahwa kesiapan berkendara perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap kondisi jalan.
Terlebih, perhatian terhadap titik rawan kecelakaan di KM 20 turut menggarisbawahi pentingnya dukungan keselamatan selama perjalanan. Bagi pengendara sepeda motor, dukungan tersebut juga hadir melalui teknologi yang dirancang sesuai kebutuhan berkendara.
PT Indako Trading Coy selaku main dealer sepeda motor Honda di Sumatera Utara mengajak masyarakat mengenal lebih dekat teknologi keselamatan Honda yang memiliki fungsi berbeda dalam mendukung pengendara.
Mulai dari Anti-lock Braking System (ABS) yang membantu saat pengereman, Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang mendukung pengendalian traksi, hingga Emergency Stop Signal (ESS) yang membantu memberikan peringatan saat pengereman mendadak.
Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy, Erwin Chandra, menjelaskan bahwa teknologi tersebut memiliki fungsi berbeda untuk mendukung pengendara dalam menghadapi beragam situasi di jalan.
“Teknologi pada sepeda motor Honda dikembangkan untuk memberikan dukungan sesuai kebutuhan berkendara. Dengan mengenali fungsi setiap fitur, pengendara bisa lebih memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja dan merasakan manfaatnya dalam perjalanan. Hal ini tentu menjadi semakin optimal ketika didukung teknik berkendara yang tepat,” ujar Erwin Chandra, Kamis (29/10).
Salah satu teknologi yang dapat dikenali adalah ABS, yang membantu mencegah roda terkunci saat pengereman melalui pengaturan tekanan rem. Fitur ini membantu pengendara mempertahankan kendali saat melakukan pengereman, termasuk dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.
Honda juga menghadirkan HSTC pada model dan varian tertentu, salah satunya Honda PCX160 tipe ABS. Teknologi ini mendeteksi perbedaan kecepatan putaran roda depan dan belakang untuk membantu mengurangi potensi selip pada roda belakang dengan mengatur torsi mesin. Dukungan tersebut bermanfaat ketika traksi ban berkurang, misalnya saat menghadapi permukaan jalan yang licin.
Sementara itu, ESS tersedia pada model tertentu, seperti Honda CB650R. Fitur ini mengaktifkan lampu hazard secara otomatis ketika sistem mendeteksi kondisi pengereman mendadak yang memenuhi kriteria tertentu, sehingga membantu memberi peringatan kepada pengendara di belakang.
Erwin menambahkan, pemanfaatan teknologi keselamatan akan semakin mendukung perjalanan apabila disertai kebiasaan berkendara yang baik. “Perjalanan yang aman dimulai dari persiapan yang baik. Pastikan kondisi motor siap digunakan, kenali fitur yang tersedia, dan sesuaikan cara berkendara dengan situasi di jalan. Dengan dukungan teknologi Honda dan kebiasaan berkendara yang tepat, pengendara bisa lebih percaya diri sekaligus tetap mengutamakan keselamatan hingga tiba di tujuan,” tambah Erwin. (rel)
Berita Terkait









































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda