Lomba Toet Beude Trieng HUT ke-27 Bireuen Memakan Korban, Seorang Guru Alami Luka Bakar


BIREUEN (Waspada.id): Festival Toet Beude Trieng yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen berubah menjadi insiden yang memakan korban.
Seseorang mengalami luka bakar saat mengikuti lomba yang berlangsung di Lapangan Paya Kareung, Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Sabtu (10/10) siang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Aceh (DKA) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut, resmi dibuka oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis
Seorang korban Munawir, guru SD Negeri 4 Gandapura sekaligus perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Ia mengalami luka bakar pada bagian wajah, telapak tangan, dan dada akibat percikan api.
Kepada awak media, Minggu (11/10), Munawir menceritakan kronologi kejadian tersebut. Awalnya, prosesi Toet Beude Trieng dari K3S Gandapura berjalan lancar dan dentuman suara terdengar meriah. Insiden terjadi saat minyak ditambahkan ke sumbu Beude Trieng agar suaranya lebih bergema saat dinilai dewan juri. Saat itulah percikan api tiba-tiba mengenai pakaiannya dan menjalar ke wajah serta kedua tangannya.
"Saya langsung dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis," ungkap Munawir.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD dr. Fauziah Bireuen.(id73)



















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda