LPPM USU Perkuat UMKM Sicanang Melalui Pemetaan Mangrove dan Inovasi Produk Lokal

MEDAN (Waspada.id) — Program Desa Binaan LPPM Universitas Sumatera Utara Tahun III terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi mangrove. Kegiatan tahun ini diarahkan untuk memperkuat hubungan antara potensi sumber daya alam pesisir, ketersediaan bahan baku, kapasitas pelaku usaha, dan pengembangan produk lokal yang berkelanjutan.
Pendampingan ekonomi dilaksanakan secara partisipatif. Tim pengabdian melakukan koordinasi dan wawancara dengan pihak Kelurahan Belawan Sicanang serta pelaku usaha guna memperoleh gambaran terkini mengenai kondisi UMKM, pola produksi, kendala bahan baku, serta tantangan pemasaran. Langkah ini ditempuh agar intervensi yang diberikan benar-benar selaras dengan kebutuhan riil di lapangan.
Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan adalah pemetaan kawasan menggunakan teknologi drone disertai pengamatan langsung terhadap wilayah mangrove di sekitar Sicanang. Pemetaan spasial tersebut sangat membantu dalam mengidentifikasi luasan kawasan, kondisi ekosistem, serta potensi sebaran bahan baku yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang sektor industri rumah tangga.
Hasil pendampingan menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya telah mengolah beragam produk berbasis mangrove. Kelompok Kartini Mangrove Canang, contohnya, sukses memproduksi keripik mangrove, basreng, sirup, selai, dodol, yogurt, dawet, hingga produk perawatan tubuh. Kendati demikian, kontinuitas produksi masih terkendala karena sebagian buah mangrove bersifat musiman dan tidak tersedia sepanjang tahun.
Persoalan lain yang turut menjadi hambatan adalah jangkauan pemasaran yang masih terbatas pada pameran insidental dan minimnya pemanfaatan jalur digital. Menyadari hal tersebut, tim pengabdian berupaya merumuskan strategi pemasaran terpadu serta memberikan pelatihan literasi digital bagi para pelaku UMKM agar produk mereka mampu menembus pasar yang lebih luas.
Untuk mengatasi kendala ketersediaan bahan baku musiman, tim bersama warga berinisiatif mengembangkan produk alternatif yang memanfaatkan potensi tumbuhan lain yang tumbuh subur sepanjang tahun. Daun jeruju, misalnya, kini mulai diolah menjadi inovasi teh herbal yang bernilai ekonomis tinggi sebagai bagian dari diversifikasi produk lokal.
Topik penguatan ekonomi ini dikoordinasikan oleh Dr. Achmad Siddik Thoha, S.Hut., M.Si., Hasnida, Ph.D., Psikolog, dan Dr. Ridwanti Batubara, S.Hut., MP., dengan dukungan anggota tim lintas disiplin dalam program pengabdian yang diketuai oleh Dr. Meutia Nauly, S.Psi., M.Si., Psikolog. Kolaborasi lintas keahlian ini memastikan bahwa aspek ekologis, ekonomis, dan psikososial masyarakat dapat berjalan secara seimbang. (wsp.id)
Ke depan, program lanjutan akan berfokus pada validasi hasil pemetaan, peningkatan standar kualitas dan pengemasan produk, serta penguatan jaringan pemasaran. Melalui kombinasi teknologi pemetaan mutakhir dan inovasi produk berbasis ekosistem mangrove, Desa Binaan LPPM USU di Belawan Sicanang optimis dapat mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir yang tangguh dan berkelanjutan. (wsp.id)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda