M. Arif Tanjung Apresiasi Kesiapsiagaan Pemko Medan Hadapi Ancaman Bencana


MEDAN (Waspada.id): Pemerhati sosial Sumatera Utara, M. Arif Tanjung, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan angin kencang.
“Langkah Pemko Medan ini patut diapresiasi. Kesiapsiagaan sangat penting untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem sekaligus melindungi keselamatan masyarakat,” ujar M. Arif Tanjung, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Karena itu, warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan ikut menjaga lingkungan guna meminimalkan risiko banjir maupun dampak cuaca ekstrem lainnya.
Arif Tanjung juga berharap Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap mengoptimalkan anggaran pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki tugas dan fungsi dalam penanggulangan bencana. Ketersediaan anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan agar upaya pencegahan dan penanganan bencana berjalan efektif.
Ia menilai koordinasi antarinstansi, kesiapan petugas di lapangan, serta penyampaian informasi peringatan dini kepada masyarakat perlu diperkuat. Dengan demikian, langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat ketika cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana.
Ancaman tersebut menjadi perhatian menyusul peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara. Aktivitas sirkulasi siklonik dan gelombang atmosfer berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang yang dapat menyebabkan banjir, genangan, pohon tumbang, hingga angin puting beliung.
Arif Tanjung mengajak masyarakat tidak mengabaikan peringatan dini dan segera melakukan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memburuk. Warga juga diimbau menjaga kebersihan saluran drainase serta tidak membuang sampah sembarangan untuk mengurangi risiko banjir.
Ia berharap upaya kesiapsiagaan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Medan, yakni “Medan Bertuah: Inklusif, Maju, Berkelanjutan, Transformasi Menuju Medan Satu Data”, serta tujuh misi pembangunan kota yang mengedepankan nilai berbudaya, energik, ramah, tertib, unggulan, aman, dan humanis.
“Keselamatan warga harus menjadi prioritas. Mari kita dukung upaya Pemko Medan dengan meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, dan mematuhi peringatan dini agar risiko bencana dapat diminimalkan,” Tutup M. Arif Tanjung. (id142)
Berita Terkait









































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda