Breaking News
Memuat breaking news...

M Prawira Haji: Penanaman Jagung Perdana Bukan Sekedar Seremonial, Tapi Awal Kebangkitan Petani Pascabencana Banjir Bandang

Redaksi
Redaksi
Rabu, 16 September 2026 - 12.57 PM WIB
M Prawira Haji: Penanaman Jagung Perdana Bukan Sekedar Seremonial, Tapi Awal Kebangkitan Petani Pascabencana Banjir Bandang
Penanaman jagung perdana Kelompok Tani Desa Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. (Waspada.id/Ist).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH TAMIANG (Waspada.id) : Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Aceh Tamiang, M. Prawira Haji, S. Psi, menegaskan,penanaman jagung perdana Kelompok Tani Desa Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed bukan hanya kegiatan seremonial.Tetapi menjadi awal dari program pertanian yang berkelanjutan pascabencana banjir bandang November 2025 lalu.

"Penanaman jagung perdana ini merupakan langkah awal yang harus kita kawal bersama. TMI Aceh Tamiang ingin memastikan bahwa lahan yang sudah dipersiapkan dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani serta masyarakat Desa Pandan Sari,” ujar M. Prawira Hai di dampingi Ketua Bidang Pemuda DPD TMI Aceh Tamiang, Mirza Fahlevi, S.T., bersama M. Fauzan Muslim pada Rabu (17/9/2026), seusai kegiatan penanaman jagung perdana di lahan pertanian seluas 13 hektare yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Menurutnya, keberhasilan program pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh bagaimana tanaman tersebut dirawat hingga masa panen serta bagaimana hasil produksi dapat dikelola dengan baik.

“Kedepan, pendampingan tidak berhenti pada penanaman, kita berharap ada keberlanjutan dalam perawatan, pengelolaan, hingga pemasaran hasil panen,"sebutnya seraya mengatakan, dengan pengelolaan yang baik, produktivitas petani dapat meningkat dan kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya.

Ditegaskannya juga,bahwa pentingnya kolaborasi antara kelompok tani, pemerintah desa, organisasi pendamping, serta pihak-pihak terkait dalam membangun sektor pertanian.

“Ketahanan pangan harus dibangun dari bawah, mulai dari desa. Ketika lahan produktif dimanfaatkan, petani diberdayakan, dan produksi pangan terus dijaga, maka kita ikut memperkuat ketahanan pangan daerah. TMI siap mendorong dan mendampingi kelompok tani agar kegiatan seperti ini dapat terus berkembang,"terangnya.

Lanjutnya, penanaman jagung ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif,sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Sementara itu, Kepala Desa Pandan Sari, Zulham, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang yang telah memberikan pendampingan kepada kelompok tani di desanya.

Zulham berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendorong semakin banyak lahan di Desa Pandan Sari yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian produktif.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai penanaman saja,mudah-mudahan dapat terus berlanjut sampai panen dan ke depan bisa dikembangkan lagi. Pemerintah desa siap mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk menjaga dan mengelola lahan secara optimal agar program pertanian tersebut dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.

“Semoga hasil dari pertanian jagung ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat Desa Pandan Sari. Kita ingin lahan yang ada benar-benar produktif dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkas Zulham.

Penanaman jagung perdana di lahan seluas 13 hektare tersebut diharapkan menjadi awal pengembangan pertanian yang berkesinambungan di Desa Pandan Sari. Dengan adanya pendampingan dan sinergi antara kelompok tani, pemerintah desa, serta DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tamiang.(Id76)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement