MAA Langsa dan Klinik Spesialis Mata Siap Kolaborasi Jaga Adat dan Layani Masyarakat


LANGSA (Waspada.id): Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Langsa, Drs H Mursyidin Budiman, mengajak Klinik Spesialis Mata Kota Langsa berkolaborasi dalam menjaga dan melestarikan adat serta kearifan lokal masyarakat Aceh, khususnya di Kota Langsa.
Ajakan tersebut disampaikan Mursyidin saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Klinik Spesialis Mata Kota Langsa, Jumat (4/9). Kedatangannya disambut antusias oleh Pimpinan Klinik Spesialis Mata Kota Langsa, dr Jaka Madda, di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Mursyidin menyampaikan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan lembaga yang ada di Kota Langsa dalam upaya mempertahankan nilai-nilai adat dan kearifan lokal sebagai warisan indatu.
Menurutnya, pelestarian adat bukan semata-mata menjadi tanggung jawab MAA, tetapi membutuhkan kepedulian dan dukungan seluruh komponen masyarakat. Nilai-nilai adat dan kearifan lokal Aceh diharapkan tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun masyarakat terus menghadapi perkembangan zaman.
“MAA Kota Langsa terus berupaya mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga adat dan kearifan lokal. Kita berharap nilai-nilai warisan indatu ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat,” ujar Mursyidin.
Ia menyambut baik keterbukaan Klinik Spesialis Mata Kota Langsa untuk bersinergi dengan MAA dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Sementara itu, dr Jaka Madda menyampaikan antusiasmenya atas kunjungan Ketua MAA Kota Langsa. Ia mengatakan pihaknya siap mendukung program-program MAA Kota Langsa, terutama yang berkaitan dengan upaya menjaga adat, budaya dan kearifan lokal sebagai warisan indatu masyarakat Aceh.
Selain itu, dr Jaka juga menyampaikan bahwa Klinik Spesialis Mata Kota Langsa memiliki program pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan mata secara gratis pada momen-momen tertentu.
“Untuk pemeriksaan mata gratis, kita memang tidak bisa melakukannya setiap hari karena keterbatasan tenaga dokter. Namun, pada momen tertentu kita memiliki program pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan mata gratis,” jelas dr Jaka.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari kepedulian klinik terhadap masyarakat sekaligus bentuk kontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan mata bagi warga yang membutuhkan.
Mursyidin mengapresiasi program pengabdian masyarakat tersebut. Ia menilai kegiatan pelayanan kesehatan gratis, jika disinergikan dengan program MAA, dapat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga pelayanan kesehatan dengan masyarakat.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal terbangunnya kerja sama yang lebih luas antara MAA Kota Langsa dan Klinik Spesialis Mata Kota Langsa, baik dalam bidang pelayanan kepada masyarakat maupun dalam upaya bersama menjaga adat, budaya dan kearifan lokal Aceh di Kota Langsa.(id94)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda