Mahasiswa KKN Kelompok 1 Unimed Hadirkan Gerakan Janji Martahan Cerdas Dorong Sektor Pendidikan, Literasi Digital dan Kesehatan


SAMOSIR (Waspada.id): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Universitas Negeri Medan (Unimed) tahun 2026 di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, melaksanakan Gerakan Janji Martahan Cerdas (GJMC) sebagai program kerja utama yang menjadi payung bagi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, literasi digital, dan kesehatan.
Kegiatan ini dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dodi Pramana, S.Sos., M.Si. dan diketuai Marito Parulian Saragih, bersama Fiolina Manurung, Hughes Bazura, Yutha N Manda, Jessica Urischiliya Banjarnahor, Novita Purwaningsih, Tamara Meilitamara, Frans Pratamarifai Doya Zai, Bernis Dian Florensyah Sihombing, Indah Vanesa Br Ginting, Agnes Viola Manik, Selfi Pasaribu, Rony Ismail Manalu, Andreas Jeremi Silitonga, Elizabeth Hutapea, Dian Krisna Manalu, Marta A. Simangunsong, Samiullah Putra Limbong, Noel Sihombing, dan Samuel Baringbing.
Melalui GJMC, mahasiswa KKN mengintegrasikan sejumlah program turunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pada bidang pendidikan, mahasiswa menghadirkan Pondok Baca di SD Negeri 4 Janji Martahan sebagai ruang literasi untuk menumbuhkan minat dan motivasi membaca anak-anak.
Pondok Baca dihias dengan berbagai hasta karya buatan mahasiswa yang memanfaatkan sampah anorganik, sehingga ruang baca tampak lebih menarik sekaligus menunjukkan bahwa barang tidak terpakai dapat diolah menjadi karya yang bernilai guna dan edukatif.
Upaya memperkuat pendidikan juga dilakukan melalui pendampingan pembelajaran di SD Negeri 4 Janji Martahan. Mahasiswa terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan mendampingi siswa selama proses belajar di kelas.
Selain itu, mahasiswa turut mendampingi siswa dalam mempersiapkan Lomba Cerdas Tepat (LCT) dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) sebagai bagian dari persiapan mengikuti perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan pendidikan yang dilaksanakan mahasiswa mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan suasana baru bagi anak-anak dalam belajar serta memberikan bantuan dalam mendukung kegiatan pendidikan di desa.
“Kami senang anak-anak didampingi belajar sama mahasiswa. Mereka jadi lebih semangat, apalagi ada Pondok Baca yang bisa dipakai untuk membaca dan belajar,” ujar Florida Marpaung, Kepala Sekolah SD N 4 Janji Martahan.
Pada bidang sosial, mahasiswa melaksanakan sosialisasi literasi digital mengenai hoaks dan artificial intelligence (AI). Masyarakat diberikan pemahaman tentang ciri-ciri informasi hoaks, cara memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, serta pentingnya memanfaatkan AI secara bijak. Kegiatan ini diharapkan mendorong masyarakat agar lebih kritis, cakap, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga mendapat respons dari masyarakat karena memberikan pengetahuan yang dianggap dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam penggunaan media sosial dan perkembangan teknologi.
“Bagus kegiatan seperti ini, karena sekarang banyak informasi yang beredar di media sosial. Jadi kami bisa lebih tahu mana informasi yang perlu dipercaya dan mana yang harus dicek dulu,” ungkap Torang Tamba, Kepala Desa Janji Martahan.
Sementara itu, bidang kesehatan diwujudkan melalui senam bersama yang berkolaborasi dengan PKK Desa Janji Martahan. Kegiatan ini menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. Program kesehatan juga dilengkapi dengan apotek hidup melalui penanaman dan pemanfaatan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan.
Di sisi lain, pembuatan biopori menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan. Lubang biopori dapat membantu meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah serta mendukung pengelolaan lingkungan secara sederhana.
Selain apotek hidup dan biopori, mahasiswa KKN juga turut berpartisipasi dalam pendampingan kegiatan Posyandu bersama kader dan masyarakat Desa Janji Martahan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pemantauan kesehatan anak dan warga lanjut usia.
Selain kegiatan itu, mahasiswa KKN juga melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat Desa Janji Martahan. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara mahasiswa dan warga.

Kegiatan gotong royong mendapat tanggapan positif dari masyarakat karena dinilai dapat mendorong kembali semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. “Bagus ada kegiatan gotong royong seperti ini. Kami sebagai masyarakat juga senang karena bisa sama-sama bekerja dengan mahasiswa. Selain lingkungan jadi lebih bersih, hubungan kami dengan mahasiswa juga semakin dekat,” ujar Rihat Pasaribu, Sekretaris Desa Janji Martahan.
Berbagai kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat warga. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa KKN juga dianggap menciptakan suasana yang lebih ramai dan membangun kebersamaan di lingkungan desa.
“Kami merasa terbantu dengan adanya mahasiswa KKN ini. Senang juga melihat mereka datang dan berkunjung ke sini, ikut kegiatan bersama masyarakat. Jadi ada teman untuk berkegiatan dan desa juga terasa lebih ramai,” Riani R. Sitanggang, Pj. PKK Janji Martahan.
Secara umum, berbagai kegiatan dalam GJMC mendapat respons positif dari masyarakat Desa Janji Martahan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut terlibat dalam pelaksanaan sejumlah kegiatan bersama mahasiswa KKN. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh aspek pendidikan, sosial, kesehatan, dan lingkungan, sekaligus menciptakan interaksi dan kebersamaan yang baik antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui GJMC, mahasiswa KKN Kelompok 1 UNIMED ingin menunjukkan desa cerdas tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga masyarakat yang gemar belajar, bijak bermedia digital, peduli terhadap kesehatan, serta kreatif memanfaatkan lingkungan. Program ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Janji Martahan.(Id12)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda