Mahasiswa KKN Unimed Gelar Program “Desa Cerdas” Di Pematang Tatal


MEDAN (Waspada.id): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Universitas Negeri Medan (Unimed) Tahun 2026 sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukasi bertajuk “Desa Cerdas” di Desa Pematang Tatal. Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai langkah nyata mendorong kualitas pendidikan sekaligus memantik semangat belajar anak-anak di desa.
Program Mahasiswa KKN Kelompok I Unimed ini diketuai oleh Muhammad Taufiq Ramadhan, dengan beranggotakan Agrifa Ido Arta Manalu, Angel Rosdelina Hasibuan, Chaira Adinda Rambe, Dwi Fadillah, Fitri Khairani, Indri Yani, Indryana Evia Sitanggang, Iwan Agi Berutu, Mufidah Afriana Nst, Muhammad Farhan, Raissa Andini, Rinda Tri Putri, Rizky Ananda, Sahriani, Sophia Tithania Sitorus, Soraya Fahcruzia, Yakinda Benianfi Munthe, Yasinta Theresya Claudia Malau, dan Zukyandus Rivaldi Situmorang.
Ketua,Tim, Muhammad Taufiq Ramadhan mengatakan mereka merumuskan empat program kerja utama: ALESA (Ayo Les Bersama), GEMBIRA (Gerakan Belajar Bersama Rakyat), mengajar di TK dan SD, serta pembuatan plang edukasi di empat titik vital desa, yaitu SDN 101949 Pematang Tatal, kawasan Tugu, Balai Desa, dan Masjid Desa. Plang tersebut dipasang sebagai sarana pengingat pentingnya pendidikan, kebersihan lingkungan, serta langkah pencegahan stunting."
Inisiatif ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari masyarakat setempat. Para orang tua murid mengaku merasakan dampak positif secara langsung terhadap perubahan motivasi dan kebiasaan belajar anak-anak mereka selama program bimbingan belajar berlangsung.
"Anak-anak sekarang jadi jauh lebih semangat belajar dan tidak melulu main gawai. Lewat program ALESA dan mengajar di sekolah, kakak-kakak mahasiswa KKN bisa membimbing dengan sabar sampai anak-anak paham pelajaran yang sulit," ujar Rahmah, salah satu warga dan orang tua siswa di Desa Pematang Tatal.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh pihak tokoh masyarakat Desa Pematang Tatal. Kehadiran plang edukasi pencegahan stunting dan pola hidup bersih di area publik dinilai sangat relevan dengan kebutuhan informasi warga saat ini.
"Kehadiran mahasiswa Unimed sangat membantu desa kami, tidak hanya mengajar anak-anak tetapi juga memberi edukasi kesehatan melalui plang di balai desa dan tugu. Pesan pencegahan stunting itu penting sekali agar warga makin sadar akan gizi anak," ungkap salah seorang tokoh warga.
Rangkaian program "Desa Cerdas" ini menjadi bukti nyata kontribusi ilmu perguruan tinggi bagi masyarakat. Sinergi yang terjalin erat antara mahasiswa KKN Kelompok 1 Unimed dan warga Desa Pematang Tatal diharapkan mampu memelihara ekosistem belajar yang positif dan berkelanjutan bagi generasi penerus desa.(wsp.id)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda