Breaking News
Memuat breaking news...

Mahasiswa KKNT Fakultas Pertanian Universitas Asahan Latih Siswa Daerah Meranti Budidaya Hidroponik Dari Botol Bekas

Redaksi
Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026 - 11.19 AM WIB
Mahasiswa KKNT Fakultas Pertanian Universitas Asahan Latih Siswa Daerah Meranti Budidaya Hidroponik Dari Botol Bekas
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ASAHAN (Waspada.id): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Fakultas Pertanian Universitas Asahan menggelar pelatihan budidaya hidroponik sederhana berbahan botol plastik bekas bagi siswa SMA Daerah Meranti, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat bertema Penguatan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Desa Berbasis Inovasi Pertanian Berkelanjutan.

Pelatihan yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Deddy Wahyudin Purba, S.P., M.Si., bertujuan memperkenalkan teknologi budidaya sayuran yang sederhana, hemat biaya, dan ramah lingkungan kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik yang dapat diterapkan di lingkungan rumah maupun sekolah dengan lahan yang terbatas.

Selain memperoleh penjelasan mengenai konsep dasar hidroponik, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan instalasi hidroponik sederhana. Pendekatan praktik ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menumbuhkan minat terhadap pertanian modern yang berkelanjutan.

Kepala SMA Daerah Meranti, Susianti, S.P., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan hidroponik memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus membuka wawasan siswa mengenai pemanfaatan limbah plastik menjadi sarana produksi pangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKNT Fakultas Pertanian Universitas Asahan yang telah berbagi pengetahuan kepada para siswa. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi kebun hidroponik sekolah sebagai media pembelajaran sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan sekolah," ujarnya.

Mahasiswa KKNT menjelaskan bahwa hidroponik sederhana merupakan salah satu alternatif budidaya tanaman yang mudah diterapkan masyarakat karena tidak memerlukan lahan luas maupun biaya yang besar. Dengan memanfaatkan barang bekas, masyarakat dapat menghasilkan sayuran yang sehat sekaligus mengurangi limbah plastik di lingkungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT Fakultas Pertanian Universitas Asahan berharap dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya inovasi pertanian berkelanjutan serta mendorong tumbuhnya budaya bercocok tanam sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.(id39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement