Breaking News
Memuat breaking news...

Mahasiswa STIM Sukma Medan Tanamkan Nilai Anti-Korupsi Sejak Dini ke Remaja Medan Tembung

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 10.56 PM WIB
Mahasiswa STIM Sukma Medan Tanamkan Nilai Anti-Korupsi Sejak Dini ke Remaja Medan Tembung
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan melakukan kampanye dan edukasi anti-korupsi kepada remaja di wilayah Kecamatan Medan Tembung Pasar 7, pada Senin (27/6/26).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan melakukan kampanye dan edukasi anti-korupsi kepada remaja di wilayah Kecamatan Medan Tembung Pasar 7, pada Senin (27/6/26).

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/7/26), kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menanamkan nilai kejujuran, integritas, serta keberanian menolak perilaku koruptif sejak dini agar generasi muda tumbuh sebagai agen perubahan yang berkarakter.

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.30 hingga 21.45 WIB di kediaman warga setempat ith diikuti puluhan remaja usia 15–19 tahun. Mahasiswa Program Studi D-3 Manajemen SDM Sella Audriya, Kamelia, Pingkan Adisty, Mufidah Tanjung, dan Syarifah Aulia Ramadhani menyampaikan materi melalui diskusi interaktif serta studi kasus sederhana, seperti menyontek, titip absen, hingga penyalahgunaan kepercayaan.

Koordinator kegiatan Dina Octavia, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan bahwa korupsi tidak hanya berupa pelanggaran besar di pemerintahan, melainkan juga berakar dari kebiasaan kecil yang tidak jujur. "Pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan hukum, melainkan harus dimulai dari pencegahan lewat pembentukan karakter sejak dini," ujarnya.

Kegiatan menerapkan metode pembelajaran pengalaman yang partisipatif dan kreatif, guna mengubah pemahaman teoretis menjadi kesadaran perilaku nyata. Remaja diajak memahami definisi, penyebab, dampak, serta cara mencegah korupsi di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga teguh memegang prinsip integritas dan berani menolak segala bentuk tindakan yang merugikan orang lain.(rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement