Mahasiswa Teknik Elektro Unimal Raih Dua Penghargaan Internasional

ACEH UTARA (Waspada.id): Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Malikussaleh (Unimal) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional.
Dua tim mahasiswa berhasil meraih silver award melalui inovasi teknologi dalam ajang internasional yang dilaksanakan pada awal September 2026 oleh Kolej Vokasional Sultan Ahmad Shah, Malaysia.
Penghargaan pertama diraih melalui proyek berjudul "State of Charge Estimation Experiment on Machine Learning-Based Hybrid Energy Harvesting System Using ESP32”. Proyek tersebut mengembangkan eksperimen estimasi State of Charge (SoC) berbasis machine learning pada sistem hybrid energy harvesting dengan menggunakan ESP32.
Tim pertama terdiri atas Teuku Imam Fradhean Fred, Muhammad Fathi Annaqi Lubis, Azzuhra Nayla Evana Saragih, dan Riki Azril. Sedangkan penghargaan kedua melalui proyek “Development of a Bluetooth-Based Electronic Stethoscope with a Music Feature to Support Child-Friendly Examinations”, dengan tim Novra, Gianina Inaya, Nyak Qurratu Aini, dan Rafli Hamdan Farabi. Kedua tim dibimbing ole Prof Arnawan Hasibuan, Ph.D.
Koordinator Program Studi Teknik Elektro Universitas Malikussaleh, Teuku Multazam mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Elektro tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang dapat dikompetisikan pada tingkat internasional.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa. Dua Silver Award ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Elektro Unimal memiliki kreativitas, kemampuan teknis, dan keberanian untuk membawa hasil inovasinya ke tingkat internasional,” ujar Teuku Multazam, Sabtu (12/09/2026).
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk lebih aktif mengikuti kegiatan penelitian, inovasi, dan kompetisi. “Kami terus mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada pembelajaran di kelas. Mereka harus mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh menjadi karya dan inovasi yang memiliki nilai tambah serta manfaat,” tambahnya.
Disamping itu, Multazam menyebutkan keberhasilan dua tim tersebut dapat mendorong munculnya lebih banyak inovasi mahasiswa di bidang energi, elektronika, sistem kendali, IoT, kecerdasan buatan, maupun bidang keteknikan lainnya. “Kami ingin budaya inovasi dan kompetisi terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pengembang teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Elektro, Prof Arnawan Hasibuan, didampingi Sekretaris Jurusan, Andik Bintoro, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi atas capaian ini karena prestasi internasional yang diraih mahasiswa menjadi indikator positif bagi pengembangan kegiatan akademik dan inovasi di Jurusan Teknik Elektro.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah mengharumkan nama Universitas Malikussaleh, khususnya Jurusan dan Program Studi Teknik Elektro. Prestasi ini merupakan hasil dari semangat mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya inovatif,” ujar Arnawan Hasibuan.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut mahasiswa Teknik Elektro memiliki kemampuan multidisiplin. Penguasaan teknologi seperti machine learning, mikrokontroler, sistem energi, komunikasi Bluetooth, dan elektronika menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi kebutuhan industri dan masyarakat.
“Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada penelitian, inovasi, dan kompetisi. Harapannya, prestasi seperti ini dapat terus meningkat, baik pada tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Arnawan menjelaskan, keberhasilan dua tim tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi mahasiswa Teknik Elektro Unimal lainnya untuk terus menghasilkan karya inovatif. Prestasi internasional juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya akademik, penelitian, dan inovasi di lingkungan Universitas Malikussaleh. "Dengan diraihnya dua Silver Award, mahasiswa Teknik Elektro Unimal menunjukkan bahwa karya inovasi mahasiswa dari Aceh mampu tampil dan mendapatkan apresiasi dalam kompetisi internasional," tutur dia.
Dia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi internasional memberikan pengalaman berharga kepada mahasiswa, terutama dalam mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan teknis, serta mempresentasikan inovasi di hadapan peserta dan penilai dari berbagai latar belakang.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Jurusan Teknik Elektro. Yang paling penting bukan hanya penghargaan yang diperoleh, tetapi proses mahasiswa dalam menghasilkan dan mengembangkan inovasi tersebut,” tutup Arnawan. (id67)













Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda