Mahasiswa Unimed Harumkan Sumut, Bawa Pulang Medali Kejurnas Cricket 2026


MEDAN (Waspada.id): Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) mengukir prestasi membanggakan bersama tim Cricket Sumatera Utara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cricket 2026.
Pada kejuaraan di Lapangan Cricket Udayana, Jimbaran, Bali, 22–26 Oktober 2026 tersebut, Kontingen Sumut berhasil membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
Tim Sumut berkekuatan 22 atlet, termasuk 14 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unimed, terdiri dari enam atlet putri dan delapan atlet putra. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Unimed sekaligus mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional.
Dua medali emas Sumut diraih tim putri pada nomor Super Sixes by Zone Sumatera dan T20 Power Play putri. Medali perunggu diperoleh pada nomor Super Over putri.
Tim putra Sumut juga menunjukkan performa positif dengan meraih dua medali perak, masing-masing pada nomor T20 Power Play dan Sixes by Zone putra.
Prestasi para atlet mahasiswa tersebut mendapat apresiasi dari Rektor Unimed Prof Dr Ir Baharuddin ST MPd yang didampingi para Wakil Rektor, Dekan FIKK Unimed dan Para Wakil Dekan FIKK Unimed, serta Pembina Unimed Cricket Club Dr Abdul Hakim Siregar SSi MPd.
Rektor menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada mahasiswa FIKK yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Kejurnas Cricket 2026. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah mengharumkan nama Unimed dan masyarakat Sumatera Utara.
“Kami bangga dan mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa FIKK Unimed. Terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama universitas serta Sumatera Utara. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan yang terbaik,” ujar Prof Baharuddin.
Ditambahkannya, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi universitas, tetapi juga menjadi dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi melalui pembinaan dan kompetisi olahraga.
Saat bersamaan, Wangsa Amin selaku Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumut, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan dan perjuangan timnya, termasuk Unimed dan KONI Sumatera Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Unimed, KONI Sumut dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada tim cricket Sumut. Dukungan ini sangat berarti bagi atlet dalam mengikuti Kejurnas dan meraih prestasi,” ujar Wangsa.
Dia berharap dukungan terhadap pembinaan cricket di Sumatera Utara terus berlanjut agar prestasi para atlet semakin meningkat. Menurutnya, hasil Kejurnas 2026 menjadi modal penting untuk menghadapi target berikutnya, yakni Pra-PON hingga PON 2028. “Ke depan, prestasi tersebut harus bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada PON 2028,” katanya.
Selain menyumbangkan medali, mahasiswa Unimed juga meraih penghargaan individu. Roy Gonzales Siboro dinobatkan sebagai Best Fielder pada nomor T20 Power Play. Indra Pipin Siregar meraih Best Bowling pada nomor sixes dan Best of the tournament pada nomor power play t20. Sedangkan Chaeris Sinaga meraih penghargaan Best Fielder pada nomor Sixes by Zone Sumatera.
Prestasi lainnya ditorehkan Andreas Syahbudiman Damanik dan Indra Pipin Sirega masuk skuad Indonesia All Stars putra. Sementara itu, dua atlet putri Unimed, Elisabet Br Siregar dan Anggun Amalia Sembiring, terpilih masuk skuad Indonesia All Stars putri. Pencapaian tersebut menjadi bukti potensi mahasiswa Unimed dalam bersaing di tingkat nasional.
Kejurnas Cricket 2026 diikuti sembilan provinsi, yakni Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur.
Adapun 14 mahasiswa FIKK Unimed yang memperkuat tim Cricket Sumut terdiri dari atlet putri Anggun Amalia Sembiring, Elisabet Br Siregar, Indah Indriyani Hutabarat, Celcilya Maretta Rotua Sinaga, Nuri Utami, dan Keleo Sertika Sinaga.
Atlet putra terdiri dari Indra Pipin, Kevin Putra Danuarta Nababan, Roy Gonzales Siboro, Andreas Syahbudiman Damanik, Parlinggoman Sinurat, Chaeris Sinaga, Zen Lugo Manurung dan Jupiter Parnasipan Sibarani. (id08)
Berita Terkait









































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda