Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI, Bupati Dairi Paparkan Capaian Kinerja dan Salurkan BeasiswaMalam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI, Bupati Dairi Paparkan Capaian Kinerja dan Salurkan Beasiswa

SIDIKALANG (Waspada.id): Bupati Dairi Vickner Sinaga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Dairi pada Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026), di Balai Budaya Sidikalang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Dairi bersama Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala juga menyerahkan bantuan dana program kemitraan CSR PT Bank Sumut alokasi Pemerintah Kabupaten Dairi tahun 2026 untuk beasiswa mahasiswa berprestasi dan kurang mampu senilai Rp36 juta.
Dalam sambutannya, Vickner mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Dairi Tahun 2025–2029, yakni mewujudkan masyarakat Dairi yang sejahtera dan berdaya saing dengan pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berbicara tentang angka dan proyek, tetapi harus menyentuh kehidupan masyarakat. Mulai dari petani yang ingin hasil panennya lebih baik, orang tua yang ingin anaknya sehat dan berpendidikan, anak muda yang membutuhkan pekerjaan, pelaku UMKM yang ingin usahanya berkembang, hingga masyarakat desa yang mengharapkan jalan, pelayanan, dan infrastruktur yang semakin baik.

Sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Dairi menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data BPS Dairi, pada 2025 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,68, angka kemiskinan 6,98 persen, pertumbuhan ekonomi 4,52 persen, dan PDRB per kapita sekitar Rp40,48 juta.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 1,21 persen dari 1,43 persen pada 2024. Artinya, tingkat pengangguran turun 0,22 poin persentase.
Di bidang pendidikan, pemerintah terus meningkatkan kualitas guru, sarana pendidikan, keterampilan, serta kesempatan bagi generasi muda. Pemerintah ingin anak-anak Dairi tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan keberanian untuk bersaing.
Di bidang kesehatan, Kabupaten Dairi telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen dan menerima UHC Award Tahun 2026. Program tersebut bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan bermutu.
Program Makanan Bergizi Gratis juga terus didukung. Saat ini telah beroperasi 36 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan penerima manfaat sekitar 85.387 jiwa yang terdiri atas balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah.
Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar. Jalan, jembatan, irigasi, air minum, dan sanitasi harus terus ditingkatkan.
Dengan keterbatasan anggaran, Pemkab Dairi harus bekerja berdasarkan prioritas dan manfaat bagi masyarakat. Panjang jalan Kabupaten Dairi mencapai 1.608 kilometer, dengan kondisi mantap pada awal 2026 sepanjang 833 kilometer atau 51,8 persen.

Pada 2026, Pemkab Dairi telah dan akan melaksanakan pemeliharaan serta pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 50 kilometer yang tersebar di seluruh kecamatan. Dengan demikian, pada awal 2027 kondisi jalan mantap ditargetkan menjadi sepanjang 883 kilometer atau 54,91 persen.
Pemkab Dairi juga akan melaksanakan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di 24 titik untuk mengatasi bencana longsor. Selain itu, pemerintah akan melakukan pembangunan dan pemeliharaan drainase sepanjang 151,90 meter.
"Pembangunan jalan belum selesai, masih banyak yang harus kita kerjakan. Sehingga pemerintah terus bergerak, mencari dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat," kata Vickner.
Dukungan juga datang untuk pembangunan jaringan irigasi yang sedang berjalan guna pengembangan padi gogo seluas 1.000 hektare, disertai dukungan alat, bibit, dan penguatan ekosistem pertanian.
Pemerintah juga mendorong pengembangan cabai merah, bawang merah, kentang, ubi jalar, dan komoditas unggulan lainnya. Menurut Bupati, petani harus mendapatkan nilai tambah dengan mendorong hasil pertanian semakin banyak diolah di Dairi sehingga lapangan pekerjaan juga semakin banyak tercipta di daerah.
Untuk capaian prestasi, Kabupaten Dairi telah mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 12 kali. Selain itu, Kabupaten Dairi memperoleh apresiasi Program Pajak Nontunai Terbaik dari Bank Indonesia serta berbagai penghargaan di bidang reformasi hukum pada 2026.
Pada 25 April 2026, Pemkab Dairi juga menerima penghargaan atas keberhasilan menurunkan tingkat pengangguran sekaligus memperoleh dana apresiasi sebesar Rp1 miliar.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja bersama yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil, sekaligus menjadi motivasi untuk terus membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Dairi," ujar Vickner.

Sebelumnya, mewakili unsur Forkopimda, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani menyampaikan terima kasih kepada Paskibraka yang telah bertugas dan sukses menjalankan amanah. Menurutnya, tugas yang diemban Paskibraka merupakan hal yang positif dan membanggakan.
"Masyarakat Dairi telah menyaksikan Anda menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih. Ini suatu kebanggaan dan sejarah yang tidak akan terulang lagi. Kalian sudah mengukir prestasi yang baik. Besok akan lahir dari Anda para pemimpin yang akan memimpin bangsa ini," ucapnya.
Sabam mengatakan, mengisi kemerdekaan dapat dilakukan secara sederhana, yakni dengan tulus melaksanakan tugas sesuai fungsi masing-masing. Ia juga berprinsip bahwa dalam mengisi kemerdekaan, pemimpin harus memiliki tekad untuk menjadi pelayan masyarakat.
"Bupati dan Wakil Bupati Dairi sebagai pemegang mandat harus mampu melayani dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Dairi. Di ulang tahun ke-81 Republik Indonesia, kami yakin Bupati dan Wakil Bupati Dairi mampu menjalankan mandat ini untuk menarik pembangunan dari pusat untuk Dairi," kata Ketua DPRD Dairi.
Malam resepsi kenegaraan tersebut ditandai dengan pemotongan kue dan ramah tamah. Adapun penerima bantuan beasiswa di antaranya Ayu Ginting, Pramesti Tumangger, Sri Wahyuni, dan Sulis Solin.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi juga membagikan buku Solusi Out of The Box seri ke-6. [***]


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda