Breaking News
Memuat breaking news...

Masinton Lantik 16 Pejabat, ASN Tapteng Bakal Ditata Ulang

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 4.06 PM WIB
Masinton Lantik 16 Pejabat, ASN Tapteng Bakal Ditata Ulang
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, didampingi Wabup Mahmud Efendi dan Sekda Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, memimpin pelantikan 16 pejabat administrator dan pengawas di Gedung Serbaguna Pandan, Senin (12/10). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PANDAN (Waspada.id): Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menegaskan penataan ulang aparatur sipil negara (ASN) untuk mengatasi ketimpangan distribusi pegawai dan meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke pelosok kecamatan.

Penataan tersebut menjadi salah satu fokus arahan Masinton saat melantik 16 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Tapteng di Gedung Serbaguna Pandan, Senin (12/10).

Bupati didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi dan Sekretaris Daerah Binsar Tua Hamonangan Sitanggang.

Masinton menilai, besarnya jumlah ASN belum cukup menjamin pelayanan publik berjalan optimal apabila distribusi pegawai tidak sesuai kebutuhan wilayah dan beban kerja masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Berdasarkan data Juli 2026, jumlah ASN Pemkab Tapteng mencapai 8.098 orang. Namun, pemerintah daerah masih menghadapi persoalan pemerataan tenaga aparatur, terutama antara pusat kabupaten dan sejumlah kecamatan.

Data yang dipaparkan menunjukkan Kecamatan Pandan memiliki 98 ASN. Sementara itu, Kecamatan Manduamas dan Sukabangun masing-masing tercatat hanya memiliki tujuh ASN.

Kondisi tersebut mendorong perlunya evaluasi menyeluruh terhadap penempatan pegawai agar masyarakat di seluruh wilayah memperoleh pelayanan yang setara.

Masinton menginstruksikan Sekda, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta seluruh pimpinan OPD melakukan evaluasi distribusi ASN berdasarkan kebutuhan organisasi dan kondisi geografis.

Menurutnya, masyarakat di Manduamas, Barus Utara, Sukabangun, Sitahuis, Sibabangun, dan kecamatan lainnya berhak mendapatkan pelayanan cepat dan berkualitas tanpa harus selalu bergantung pada pusat pemerintahan di Pandan.

"Kita harus menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir, responsif, profesional, dan mampu menyelesaikan persoalan secara nyata," tegas Masinton.

Bukan Menambah Pegawai

Untuk memperkuat pelayanan di tingkat kecamatan, Pemkab Tapteng telah menyusun rancangan awal kebutuhan 20 jabatan pada setiap kecamatan.

Dengan jumlah 20 kecamatan, rancangan tersebut mencakup 400 jabatan, terdiri atas 40 jabatan administrator, 140 jabatan pengawas, dan 220 jabatan pelaksana.

Masinton menegaskan, rancangan itu bukan dimaksudkan untuk menambah pegawai baru, melainkan sebagai dasar penataan dan redistribusi ASN sesuai kebutuhan organisasi.

Ia juga menekankan bahwa kecamatan harus diperkuat sebagai pusat pelayanan masyarakat, bukan sekadar perpanjangan tangan administratif pemerintah kabupaten.

Selain pemerataan pegawai, Masinton meminta jajarannya meninggalkan pola kerja birokrasi yang hanya berorientasi pada rutinitas, rapat, dan laporan administratif.

Menurutnya, setiap program pemerintah harus memiliki sasaran yang jelas, didukung data akurat, memiliki tenggat penyelesaian, serta dapat dipertanggungjawabkan hasilnya.

Pimpinan OPD juga diminta memperkuat pengawasan internal dan memastikan kinerja aparatur memberikan dampak nyata terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Penempatan Pejabat Berbasis Kompetensi

Dalam penataan karier ASN, Pemkab Tapteng menegaskan komitmen menerapkan sistem merit melalui manajemen talenta.

Penempatan pejabat harus mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, potensi, dan integritas, sehingga jabatan diisi oleh aparatur yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Dari total 8.098 ASN, sebanyak 3.859 orang merupakan PNS, 1.074 PPPK, dan 3.165 PPPK paruh waktu.

Komposisi tersebut, menurut paparan bupati, juga perlu menjadi dasar evaluasi kebutuhan tenaga teknis untuk mendukung pembangunan infrastruktur, penanganan bencana, lingkungan hidup, digitalisasi pemerintahan, pengelolaan data, dan pengawasan.

Menutup arahannya, Masinton meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja profesional, membangun tim yang solid, mengembangkan potensi staf, dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Daftar 16 Pejabat

Pejabat yang dilantik terdiri atas Rani Ramadhani, S.Sos., sebagai Camat Pinangsori; Panuturi Simatupang, SE., MM., sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdakab Tapteng; Darman Simatupang, SE., MM., sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan; Sherin, S.Sos., MAP., sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah; serta Eko Prawira Hutagalung, SE., MM., sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah.

Selanjutnya, Tiurlina Hasmawati Sihite, SP., MM., sebagai Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan; Lintong Putra Jaya Sihombing, ST., sebagai Kepala Bidang Jalan dan Jembatan; Jeffree Nimitz Simanjuntak, ST., sebagai Kepala Bidang Pengairan, Rawa dan Pantai; Johny Anry Natua Sinaga, S.Sos., MM., sebagai Sekretaris Kecamatan Lumut; serta Sudarman Siringo Ringo, S.Pd., M.Si., sebagai Sekretaris Kecamatan Pandan.

Lima pejabat lainnya yakni Henrolis Perjuangan Purba, SE., sebagai Sekretaris Kecamatan Andam Dewi; Rahmat Kabul Tumanggor, SE., sebagai Kepala Seksi Pertamanan, Penerangan dan Kebersihan Kecamatan Sirandorung; Nanny Washita Siregar, SE., MM., sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Pandan; Dolly Indrawan NST, SH., sebagai Kepala Subbidang Prabencana dan Pascabencana pada BPBD Tapteng; Hadi Sulaiman Tarihoran, SE., sebagai Kepala Subbidang Penagihan dan Keberatan PBB dan Non-PBB; serta Joy Sandy Pasaribu, ST., sebagai Kepala Subbagian Kepegawaian, Keuangan dan Program pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Turut hadir para asisten Setdakab Tapteng, pimpinan OPD, pejabat administrator, tokoh agama, dan undangan lainnya. (id31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement