Breaking News
Memuat breaking news...

Masjid Agung At-Taqwa Tak Muat, Ribuan Santri Hadiri Tabligh Akbar Hari Santri

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Oktober 2026 - 11.19 AM WIB
Masjid Agung At-Taqwa Tak Muat, Ribuan Santri Hadiri Tabligh Akbar Hari Santri
Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, Kamis (22/10). Ribuan santri dan masyarakat tumpah ruah mengikuti tabligh akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Waspada.id/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KUTACANE (Waspada.id): Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, Kamis (22/10). Ribuan santri dan masyarakat tumpah ruah mengikuti tabligh akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Saking membludaknya jemaah, masjid kebanggaan Bumi Sepakat Segenap itu tak mampu menampung seluruh pengunjung.

Tabligh akbar tersebut menghadirkan mubalig nasional asal Jakarta, Al-Mukarram Al-Ustaz H. Muhammad Usman Ansori, S.Q., M.A., Al-Hafizh, atau yang akrab disapa Ustaz Koko Liem.

Panitia mencatat sekitar 5.000 santri dan 7.000 masyarakat hadir memadati area masjid.

Masjid Agung At-Taqwa Tak Muat, Ribuan Santri Hadiri Tabligh Akbar Hari Santri

Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ustaz Koko Liem dan seluruh santri.

"Terima kasih kepada guru kita Ustaz Koko Liem yang berkenan hadir di Bumi Sepakat Segenap," ujar Bupati.

Di hadapan ribuan santri, Forkopimda, MPU, pimpinan dayah, alim ulama, dan tokoh masyarakat, Bupati mengajak semua pihak meneladani semangat jihad santri.

"Setiap 22 Oktober kita mengenang Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy'ari tahun 1945. Darah dan keringat santri menjadi fondasi berdirinya negeri ini," katanya.

Pada peringatan tahun ini, tema yang diusung adalah "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Menurut Bupati, tema itu menegaskan bahwa santri bukan penonton, melainkan motor penggerak pembangunan bangsa.

"Santri harus kuat dengan akhlakul karimah, kuat dalam ilmu agama, menguasai teknologi, dan berani berinovasi," ucapnya.

Bupati juga menyinggung refleksi dua tahun Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang menyerukan "Pesantren Naik Kelas". Ia menegaskan, dayah di Aceh Tenggara harus bertransformasi, tidak hanya unggul dalam tafaqquh fiddin, tetapi juga adaptif terhadap era digital dan mandiri secara ekonomi.

Pemkab Aceh Tenggara, lanjutnya, berkomitmen mendukung kemajuan dayah melalui program Dayah Digital, bantuan sarana teknologi, beasiswa bagi santri berprestasi, serta penguatan kemandirian ekonomi dayah.

"Karakter generasi muda yang berakhlak mulia adalah benteng utama menghadapi tantangan zaman," ujarnya.

Kepada ribuan santriwan dan santriwati, Bupati berpesan agar mereka belajar dengan sungguh-sungguh.

"Jadilah kebanggaan orang tua, guru, dan masyarakat Aceh Tenggara. Tunjukkan santri siap memimpin masa depan bangsa dengan ilmu, iman, dan akhlak," pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan pantun khusus untuk para santri:

Sungai Alas airnya jernih,
Mengalir indah membelah hutan,
Kepada para santri, belajarlah gigih,
Sebab masa depan Aceh Tenggara ada di tangan kalian. (Id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement