Masyarakat dan Aliansi Mahasiswa Sumut Tuntut Pemkab Langkat Netral Dalam Penutupan THMMasyarakat dan Aliansi Mahasiswa Sumut Tuntut Pemkab Langkat Netral Dalam Penutupan THM

BINJAI (Waspada.id): Gabungan masyarakat dan Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Langkat, Selasa (28/7).
Mereka memprotes langkah penutupan Tempat Hiburan Malam Blue Night sekaligus menuntut pemerintah daerah bersikap adil dan netral dalam menertibkan seluruh tempat hiburan yang melanggar aturan.
Aksi semula berjalan tertib dengan pengawalan Polres Langkat dan Satpol PP, namun sempat memanas hingga terjadi saling dorong antara massa dan petugas setelah aspirasi yang disampaikan dinilai belum mendapatkan tanggapan yang memadai.
Koordinator aksi, Eric, menyampaikan empat tuntutan utama: mempertimbangkan nasib ratusan pekerja yang bergantung pada operasional tempat tersebut; melakukan penertiban secara menyeluruh tanpa tebang pilih; menunda penyegelan guna memberi kesempatan penyelesaian administrasi dan perizinan; serta meminta aparat penegak hukum bersikap netral.
Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Langkat akhirnya mengundang sepuluh perwakilan massa untuk berdialog. Sekretaris Daerah Langkat, Amril, menyatakan pemerintah siap membuka ruang komunikasi seluas-luasnya.
“Kami akan mengundang unsur Forkopimda, perwakilan mahasiswa, masyarakat, serta manajemen THM Blue Night untuk mencari solusi yang paling tepat dan tetap sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Amril saat menerima aspirasi.(id.99)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda