Masyarakat Pertanyakan Transparansi dan Hasil Operasi BNNK Binjai


BINJAI (Waspada.id): Sejumlah warga Kota Binjai menyampaikan catatan terkait hasil operasi dan keterbukaan informasi dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai. Harapan ini muncul setelah pelaksanaan razia di kawasan kos-kos pada Sabtu (24/10).
Dalam operasi tersebut, aparat menemukan indikasi keberadaan pengguna narkoba, namun warga menyampaikan belum adanya informasi resmi mengenai penangkapan tersangka dalam kegiatan tersebut.
"Kami berharap BNNK Binjai lebih terbuka soal berapa banyak pengguna yang telah direhabilitasi, di mana lokasinya, dan bagaimana perkembangannya," ujar seorang warga yang memohon identitasnya tidak dipublikasikan, Senin (26/10).
Kekhawatiran warga semakin tumbuh menyusul adanya informasi bahwa beberapa operasi berakhir tanpa penangkapan tersangka. Warga menduga sejumlah hal bisa menjadi penyebab, antara lain kemungkinan kebocoran informasi operasi, prioritas penindakan, maupun kebijakan rehabilitasi bagi pengguna narkoba sesuai ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, warga meminta Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara untuk memantau kinerja BNNK Kota Binjai secara berkala.
"Kami ingin Binjai bersih dari narkoba agar masa depan anak-anak kita terjaga. Semoga ke depannya kinerja aparat lebih optimal dan transparan," tambahnya.
Sementara Waspada.id coba mengonfirmasi Kepala BNNK Ucok Ferry Sembiring, M.H., belum menanggapi chat whatsApp, Selasa (27/10/26).(wsp.id)
Berita Terkait






































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda