Breaking News
Memuat breaking news...

Mayat Pria Ditemukan Dalam Parit Kebun Sawit

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Oktober 2026 - 7.45 PM WIB
Mayat Pria Ditemukan Dalam Parit Kebun Sawit
Personel Polres Asahan mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan di parit perkebunan sawit di Kelurahan Dadimulyo, Kisaran. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KISARAN (Waspada.id): Sesosok mayat pria ditemukan warga di dalam parit perkebunan PT BSP Kisaran, Kamis (22/10). Polisi masih melakukan identifikasi dan penyelidikan untuk mengetahui identitas serta penyebab kematian korban.

Kepala Lingkungan (Kepling) I Kelurahan Dadimulyo, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Ngatino, menerangkan bahwa mayat tersebut ditemukan seorang pemanen sawit di parit perkebunan PT BSP, Jalan Martil, Lingkungan I, Kelurahan Dadimulyo.

Saat ditemukan, jenazah dalam posisi terbaring menyamping. Di dekatnya juga ditemukan sebuah karung plastik. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polres Asahan untuk dievakuasi. Saat proses evakuasi, petugas melihat adanya dugaan bekas luka tusuk pada tubuh korban.

“Selain itu, ditemukan KTP atas nama Muhammad Imran, warga Baitusalam Residence 3, Jalan Gunung Karang, Lingkungan III, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai,” jelas Ngatino.

Sementara Kapolsek Kisaran Kota, Polres Asahan, Iptu Riki Hamdany, saat dikonfirmasi Waspada, menerangkan bahwa penemuan mayat tersebut dilaporkan sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut Riki, dari pemeriksaan awal, petugas menemukan tali jumper dan sebuah karung goni di sekitar lokasi. Petugas juga mendapati adanya luka tusuk pada tubuh korban. Namun, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian karena proses identifikasi dan penyelidikan masih berlangsung.

“Beri kami waktu karena masih melakukan penyelidikan. Untuk sementara, kami berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Asahan. Jenazah saat ini dititipkan di RSUD Kisaran. Jika diperlukan, kami akan melakukan autopsi di RS Bhayangkara,” jelas Riki. (Id.40)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement