Breaking News
Memuat breaking news...

Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Area Sungai Rindam Pematangsiantar

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 12.26 AM WIB
Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Area Sungai Rindam Pematangsiantar
Suasana di Ruang Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Djasamen Saragih. (Waspada.id/Ata)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Mayat seorang pria ditemukan tergantung di area sungai Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) I/BB, Kota Pematangsiantar, Sumut, Senin (20/6/2026). Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban.

Informasi dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang berprofesi pedagang ikan saat hendak turun ke area sungai. "Tadi kami dengar informasinya laki-laki ditemukan sudah meninggal dengan posisi tergantung di pohon," ujar warga setempat.

Jenazah korban diketahui masih di Ruang Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar hingga malam hari. Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait kendati sejumlah wartawan telah menunggu cukup lama.

Meski terlihat, sejumlah prajurit TNI-AD dari Rindam I/BB, Denpom I/I Pematangsiantar dan aparat kepolisian masih berada di ruang Instalasi Kedokteran Forensik. Namun, diperoleh informasi korban disebut-sebut berasal dari Pulau Nias, Sumut. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement