Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Medan Siaga Banjir, Warga dan Aparatur Kecamatan Medan Sunggal Turun ke Parit Bersihkan Lumpur

Redaksi
Redaksi
Jumat, 6 November 2026 - 5.04 PM WIB
Medan Siaga Banjir, Warga dan Aparatur Kecamatan Medan Sunggal Turun ke Parit Bersihkan Lumpur
Medan siaga banjir, warga dan aparatur Kecamatan Medan Sunggal turun ke parit bersihkan sampah dan lumpur.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

​MEDAN (Waspada.id): Di tengah musim hujan yang kerap memicu genangan air di berbagai titik Kota Medan, semangat kebersamaan warga kembali membara. Kecamatan Medan Sunggal menggelar Gotong Royong Massal secara serentak di Jalan Sei Bengawan, Kelurahan Babura Sunggal, Jumat (6/11/2026).

​Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas mingguan. Dipimpin langsung oleh Camat Medan Sunggal, Irfan Abdilah, M.SP, kegiatan ini menjadi wujud nyata pelestarian kearifan lokal warga Medan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus langkah preventif menghadapi ancaman banjir.

​Sejak pukul 07.30 WIB, ratusan peserta yang terdiri dari para lurah, aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah, kepala lingkungan (kepling), Pasukan Melati (P3SU), hingga warga sekitar tampak antusias mengikuti apel bersama sebelum terjun langsung ke lapangan.

Mengenakan pakaian training lengkap dengan membawa cangkul, garfu sampah, dan mesin babat, mereka bahu-membahu mengangkat lumpur dari parit serta merapikan rumput liar.

​"Kota Medan saat ini sering dilanda hujan yang menyebabkan sejumlah titik kawasan mengalami banjir. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran lurah dan masyarakat untuk bersama-sama turun tangan," ujar Irfan di sela-sela kegiatan.

​Aksi gotong royong kali ini dipusatkan di sepanjang Jalan Sei Bengawan, mulai dari Jalan Darusalam hingga kawasan Sei Ular, Kelurahan Babura Sunggal. Tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur yang menyumbat aliran air dikeruk agar saluran drainase kembali berfungsi optimal.

​Irfan berharap, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, ia ingin kesadaran kolektif warga untuk tidak membuang sampah sembarangan terus tumbuh demi menciptakan Medan yang bersih dan indah.

​"Lingkungan bersih adalah wujud kearifan lokal Kota Medan. Kalau lingkungan kita bersih, banjir tentu bisa kita cegah bersama," pungkasnya penuh semangat.(id96)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement