Breaking News
Memuat breaking news...

Menabung Sejak Dini, Bahagia di Hari Kemudian

Redaksi
Redaksi
Kamis, 27 Agustus 2026 - 8.26 PM WIB
Menabung Sejak Dini, Bahagia di Hari Kemudian
Bupati Tapsel mengedukasi siswa SMPN 2 Batangtoru tentang keutamaan menabung sejak dini. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAPSEL (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengedukasi siswa SMP Negeri 2 Batangtoru tentang keutamaan menabung sejak dini dan manfaatnya di kemudian hari, Kamis (27/8/2026).

Keutamaan menabung sejak dini adalah mendisiplinkan diri untuk berhemat atau tidak berfoya-foya. Sebab, dengan menabung sejak dini, siswa dibiasakan menghemat uang jajannya untuk ditabung sehingga ketika ada kebutuhan mendesak tidak bingung lagi mencari biaya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak dini, khususnya di kalangan pelajar melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel).

Dalam arahannya yang disampaikan secara daring dari Jakarta, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bank Sumut, sekolah, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Indonesia Menabung di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Menurutnya, kegiatan menabung tidak sekadar mengajarkan anak-anak menyimpan uang, tetapi merupakan bagian dari upaya mempersiapkan masa depan. Karena itu, ia meminta agar keberhasilan program tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah rekening yang dibuka, tetapi juga dari keberlanjutan kebiasaan menabung para pelajar.

“Menabung hari ini adalah sesuatu yang kita lakukan untuk merencanakan masa depan,” ujar Bupati.

Ia berharap kegiatan tersebut terus dipantau dan dievaluasi sehingga dapat diketahui dampaknya, baik dari peningkatan jumlah pelajar yang memiliki rekening maupun perkembangan budaya menabung di kalangan siswa.

Bupati juga menekankan bahwa nominal tabungan bukan menjadi ukuran utama. Yang lebih penting, kata dia, adalah membangun kebiasaan menabung sejak dini sehingga para pelajar memiliki kemampuan untuk merencanakan kebutuhan dan masa depan mereka.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa program KEJAR merupakan salah satu bentuk aksi pelajar Indonesia menabung dalam rangka implementasi Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.

Ia menjelaskan, pelajar merupakan salah satu sasaran prioritas dalam meningkatkan inklusi keuangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bank Sumut Cabang Sipirok Ade Irma Hakim Nasution mengatakan Hari Indonesia Menabung bukan hanya berbicara mengenai uang, tetapi juga menyangkut budaya, gaya hidup, dan investasi masa depan.

Ia menjelaskan bahwa Tabungan Simpel dirancang agar setiap pelajar memiliki rekening sendiri.

Kepala SMP Negeri 2 Batangtoru Nurhamidah Lubis menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia berharap edukasi tersebut memberikan manfaat bagi para siswa, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup hemat, menyimpan uang, dan menabung sejak dini. (Id45)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement