Menhub Minta Seluruh Maskapai Penuhi Hak Penumpang Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau


JAKARTA (Waspada.id): Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah. Pemerintah memastikan penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan tidak boleh dirugikan dan berhak mendapatkan pengembalian tiket secara penuh.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta seluruh maskapai segera memenuhi hak penumpang yang terdampak penutupan delapan bandara akibat sebaran abu vulkanik. Maskapai diminta memberikan pilihan refund maupun reschedule sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami sudah menyampaikan bahwa semua airlines harus memfasilitasi hak-hak penumpang untuk melakukan reschedule maupun refund tiketnya," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/9).
Dudy mengaku belum menerima laporan mengenai maskapai yang telah memproses pengembalian dana kepada penumpang. Namun, ia menegaskan seluruh operator penerbangan telah diperintahkan untuk memfasilitasi hak penumpang yang terdampak gangguan operasional tersebut.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memastikan refund tiket diberikan 100% bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat kondisi bandara yang terdampak abu vulkanik erupsi GAK.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan kebijakan tersebut berlaku bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan karena faktor operasional dan keselamatan penerbangan.
"Terkait pembatalan atau refund penerbangan itu berlaku 100 persen," ujar Lukman.
Menurutnya, pengembalian tiket secara penuh merupakan bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Penumpang tidak seharusnya menanggung kerugian akibat pembatalan penerbangan yang terjadi karena kondisi di luar kendali dan berkaitan dengan keselamatan.
Penerbangan Bisa Dialihkan ke Bandara Alternatif
Selain memberikan opsi refund dan reschedule, pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berjalan selama bandara terdampak belum dapat beroperasi.
Bandara yang disiapkan antara lain Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport, serta Bandara Adi Soemarmo di Solo.
Menhub mempersilakan maskapai memanfaatkan bandara-bandara tersebut untuk lokasi keberangkatan maupun pendaratan, dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional serta perkembangan penyebaran abu vulkanik.
Pemerintah bersama InJourney Airports juga menyiapkan transportasi darat gratis, baik kereta api maupun bus, bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten ke bandara alternatif.
Informasi terkait pengalihan penerbangan akan disampaikan langsung kepada masing-masing penumpang oleh maskapai. Penumpang kemudian dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif yang ditentukan atau membatalkan penerbangan sesuai pilihan dan kebijakan pelayanan yang tersedia.
Menhub menegaskan pemerintah terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan hak penumpang tetap terpenuhi, mulai dari refund, reschedule, hingga penyediaan transportasi pendukung. (Rep)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda