Menjelang HUT ke-81 RI, Tokoh Pemuda dan Warga Kota Natal Desak Pemugaran Rumah MultatuliMenjelang HUT ke-81 RI, Tokoh Pemuda dan Warga Kota Natal Desak Pemugaran Rumah Multatuli

PANYABUNGAN (Waspada.id): Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tokoh pemuda dan warga Kota Natal, Kabupaten Mandailing Natal, meminta Bupati dan DPRD Madina segera mengalokasikan anggaran untuk memugar bangunan bekas kediaman pahlawan Multatuli yang kondisinya kini terabaikan.
Tokoh Pemuda Kota Natal, Husni Iskandar Dinata, menyampaikan hal tersebut saat dihubungi melalui telepon, Selasa (11/8). Ia menegaskan bangunan sederhana itu pernah ditempati oleh Eduard Douwes Dekker atau yang dikenal dengan nama pena Multatuli, penulis buku Max Havelaar yang mengubah sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

"Tahukah Anda? Di gubuk ini pernah tinggal seorang pahlawan. Tulisan-tulisannya mampu mengubah pandangan politik penjajah, hingga Belanda terpaksa menerapkan Politik Etis dan membangun sekolah-sekolah di seluruh Nusantara," ujar Husni.
Menurutnya, keberanian Multatuli mengkritik kesewenang-wenangan penjajah melahirkan kesadaran yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya tokoh-tokoh pergerakan nasional, termasuk Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Kami ingin anak cucu tahu bahwa di kampung ini pernah tinggal seorang tokoh besar yang jasanya tak ternilai," tambahnya.
Husni juga rutin mengajak pelajar berkunjung ke lokasi tersebut untuk mengenalkan sejarah dan menjaga kebersihan secara gotong royong.
Warga setempat turut berharap Bupati Madina dan Ketua DPRD H. Erwin Efendi Lubis, S.H. serta Organisasi Perangkat Daerah terkait menyisihkan anggaran dalam APBD Tahun 2027 untuk memugar bangunan tersebut agar tidak hilang ditelan waktu.(id100)





















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda