Breaking News
Memuat breaking news...

MTsN 2 Asahan Libur MBG: Wali Murid, Guru, Dan Komite Akan Lakukan Angket

Redaksi
Redaksi
Selasa, 15 September 2026 - 3.40 PM WIB
MTsN 2 Asahan Libur MBG: Wali Murid, Guru, Dan Komite Akan Lakukan Angket
Salah satu siswa MTsN 2 Asahan sedang menjalani perawatan di RSUD Kisaran karena mengalami pusing, mual, dan muntah setelah menyantap MBG. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KISARAN (Waspada.id): Dampak 30 siswa MTsN 2 Asahan mengalami pusing, mual, dan muntah setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sementara tidak beroperasi.

Kepala MTsN 2 Asahan, Daman Huri Lubis, saat dikonfirmasi Waspada, Selasa (15/9), menerangkan, akibat kejadian tersebut, pihak sekolah menerima surat dari SPPG bahwa untuk sementara pemberian MBG di MTsN 2 Asahan diliburkan.

"Sementara ini MBG di MTs N 2 Asahan diliburkan. Mungkin dilakukan evaluasi terhadap kejadian ini dan menunggu petunjuk berikutnya," jelas Daman.

Disinggung mengenai tindak lanjut kejadian tersebut, Daman mengatakan pihaknya sebagai kepala sekolah tentunya tidak gegabah dalam mengambil keputusan atau kesimpulan. Sebab, dugaan keracunan makanan tersebut tentunya tidak diinginkan oleh siapa pun. Karena itu, pihaknya akan mengembalikan keputusan kepada wali murid, guru, dan komite melalui musyawarah untuk mufakat.

"Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan angket dengan pesertanya wali murid, guru, dan komite, tentang melanjutkan, berhenti, atau berpindah SPPG untuk MBG. Nanti hasilnya akan dirapatkan untuk mengambil keputusan," jelas Daman.

Daman juga menegaskan pihaknya tidak memaksakan bagi siswa untuk menerima atau tidak menerima MBG. Semua keputusan akan dilakukan melalui musyawarah.

"Tentunya kejadian ini tidak diinginkan oleh siapa pun," jelas Daman.



19 Opname


Sedangkan Kasi Pelayanan Medis UPTD RSUD Kisaran, Akmal Mukmin, mengatakan jumlah siswa yang dirawat karena mengalami pusing, mual, dan muntah bertambah. Sebelumnya 13 orang, kini menjadi 20 orang. Namun, satu orang sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya baik.

"Jadi saat ini ada 19 orang siswa MTsN 2 Kisaran yang kita opname untuk observasi, dengan melibatkan dokter umum dan spesialis anak," jelas Mukmin.

Sejauh ini, kondisi pasien tergolong sedang dan ringan. Namun, mereka tetap diawasi petugas medis untuk melihat perkembangan kondisi pasien.

"Saat ini kita para pasin dirawat dan diawasi, sehingga kita pastikan pasien dalam keadaan baik. Sedangkan untuk penyebab, masih suspek (dugaan) keracunan makanan," jelas Mukmin.

Sebelumnya, Senin (14/9), puluhan siswa MTsN 2 Kisaran mengalami pusing, mual, dan muntah setelah menyantap MBG. Operator MTsN 2 Kisaran, Rahmad Setiadi, saat memantau siswanya yang dirawat di RSUD Kisaran, menuturkan kejadian bermula ketika pihak sekolah membagikan MBG sekitar pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, pukul 12.00 WIB, para siswa menyantap makanan tersebut.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 13.00 WIB, sejumlah siswa mengeluhkan sakit perut, mual, pusing, dan muntah. Mereka kemudian mendapat perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), lalu dirujuk ke RS Bukit Barisan Kisaran dan rumah sakit terdekat. Sebanyak 13 siswa dibawa ke RSUD Kisaran.

"Menu makanan ada rendang ayam, tempe, acar timun dan wortel, serta semangka," jelas Rahmad.

Ditanya berapa siswa yang menerima manfaat MBG, Rahmad mengatakan berkisar 800 siswa MTsN 2 Asahan telah menerima program tersebut selama sekitar satu tahun. Menurutnya, dugaan keracunan makanan ini baru pertama kali terjadi.

"Sekitar 30 siswa yang diduga mengalami keracunan," jelas Rahmad.

Disinggung mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan MBG tersebut, Rahmad mengatakan, "Kalau tidak salah, dari SPPG Polres Asahan."(id40)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement