Breaking News
Memuat breaking news...

Muhammad Haikal Terpilih Ketua FPRB Pidie Jaya Periode 2026–2031

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 5.15 PM WIB
Muhammad Haikal Terpilih Ketua FPRB Pidie Jaya Periode 2026–2031
Muhammad Haikal menyerahkan visi dan misi kepada pimpinan sidang. Waspada.id/Nasruddin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEUREUDU (Waspada.id): Muhammad Haikal terpilih sebagai Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pidie Jaya periode 2026–2031.

Haikal terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) II FPRB Pidie Jaya yang berlangsung di Aula Kemenag Pidie Jaya, Rabu (5/8).

Dalam pemilihan tersebut, Muhammad Haikal meraih 46 suara, mengungguli rivalnya, Samsul Bahri, yang memperoleh 2 suara. Sementara satu suara dinyatakan rusak dari total 49 suara.

Hasil tersebut mengantarkan Muhammad Haikal memimpin FPRB Pidie Jaya untuk lima tahun ke depan.

Usai terpilih, Haikal mengharapkan dukungan penuh dari seluruh lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antarpihak menjadi kunci dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana di Pidie Jaya.

“Insyaallah, kita akan terus berkolaborasi dan memperkuat peran FPRB hingga ke tingkat gampong,” ujar Muhammad Haikal.

Ia berharap FPRB ke depan dapat semakin aktif membangun sinergi dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Pidie Jaya.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi lebih tajam dengan gaya berita media online Aceh, termasuk judul yang lebih menarik. (Nas)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement