Mulya Harisandi Masuk Bursa Calon Ketua KNPI Madina, Pengalaman Organisasi Jadi Modal Menuju Musda


PANYABUNGAN (Waspada.id): Nama Mulya Harisandi, mulai mencuat dalam bursa calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Berbekal pengalaman panjang dalam organisasi kepemudaan, Mulya dinilai memiliki modal organisasi untuk ikut bersaing dalam kontestasi kepemimpinan pemuda di daerah tersebut.
"Mulya Harisandi memiliki rekam jejak dalam kepengurusan KNPI Madina. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara KNPI Madina di bawah kepemimpinan Tan Gozali, kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai Wakil Sekretaris KNPI Madina periode 2021–2024 di bawah kepemimpinan Khairil Amri," ujar sejumlah kader DPD AMPI Mandailing Natal, Selasa(27/10) di Kota Panyabungan, menjelang Musda DPD KNPI.
Tak hanya di KNPI, Mulya juga masih aktif dalam organisasi kepemudaan hingga saat ini.
Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Satuan Mahasiswa (SATMA) AMPI Mandailing Natal.
Aktivitas tersebut menjadi bagian dari perjalanan organisasinya dalam membangun komunikasi, memperkuat konsolidasi, serta mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai dinamika organisasi.
Pengalaman lintas kepengurusan itu menjadi salah satu modal yang dapat diperhitungkan dalam bursa calon Ketua KNPI Madina.
Selain memahami dinamika internal organisasi, keterlibatannya di berbagai jenjang kepengurusan juga dapat menjadi bekal untuk membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Mandailing Natal.
Rekam Jejak Organisasi Jadi Modal Bersaing
Menjelang Musda, persaingan menuju kursi Ketua KNPI Madina diperkirakan menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan pemuda. Rekam jejak organisasi, kemampuan membangun komunikasi, serta gagasan untuk memajukan kepemudaan menjadi sejumlah aspek yang patut diperhatikan dalam menentukan arah kepemimpinan KNPI ke depan.
Pengalaman Mulya sebagai Wakil Bendahara dan Wakil Sekretaris KNPI Madina memberinya latar belakang dalam kepengurusan organisasi di tingkat kabupaten. Sementara itu, kiprahnya sebagai Sekjend SATMA AMPI Madina menunjukkan bahwa dirinya masih terlibat aktif dalam aktivitas organisasi kepemudaan.
Kombinasi pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memahami pentingnya tata kelola organisasi, penguatan kaderisasi, serta komunikasi antarelemen pemuda. Namun, kemampuan memimpin tetap perlu ditunjukkan melalui gagasan, program kerja, dan komitmen nyata terhadap kebutuhan generasi muda.
KNPI Madina sendiri menghadapi tantangan untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, dan memperluas keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.
Karena itu, Musda mendatang diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan arah baru bagi kemajuan pemuda Mandailing Natal.
Mulya Harisandi, Figur yang Patut Diperhitungkan
Dengan pengalaman di sejumlah kepengurusan organisasi kepemudaan, Mulya Harisandi menjadi salah satu figur yang masuk dalam dinamika bursa calon Ketua KNPI Madina. Perjalanan organisasinya, mulai dari Wakil Bendahara KNPI Madina di bawah kepemimpinan Tan Gozali, Wakil Sekretaris KNPI Madina periode 2021–2024 di bawah kepemimpinan Khairil Amri, hingga jabatan Sekjend SATMA AMPI Madina yang masih diembannya saat ini, menjadi bagian dari rekam jejak yang dimilikinya.
Meski demikian, peta dukungan dan kekuatan masing-masing kandidat masih perlu dilihat berdasarkan perkembangan menjelang Musda serta mekanisme pencalonan yang berlaku. Penetapan calon secara resmi dan tingkat dukungan terhadap setiap kandidat harus dipastikan melalui proses organisasi.
Musda KNPI Madina diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul berbagai elemen kepemudaan tanpa memandang latar belakang organisasi. Ketua terpilih nantinya dituntut tidak hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga menjadikan KNPI sebagai wadah perjuangan, pengembangan kapasitas, dan penyaluran aspirasi pemuda.
Pada akhirnya, kontestasi menuju Ketua KNPI Madina bukan semata-mata tentang perebutan jabatan, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan dan menentukan arah gerakan kepemudaan di Mandailing Natal.
Pengalaman organisasi, kualitas gagasan, kemampuan konsolidasi, serta kesanggupan merangkul berbagai elemen pemuda akan menjadi faktor penting dalam menentukan sosok yang dipercaya memimpin KNPI Madina ke depan.(Id100)
Berita Terkait






































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda