Breaking News
Memuat breaking news...

Nama Wali Kota Subulussalam Ditabalkan Menjadi Nama RSUD Kota Subulussalam

Redaksi
Redaksi
Senin, 14 September 2026 - 6.48 PM WIB
Nama Wali Kota Subulussalam Ditabalkan Menjadi Nama RSUD Kota Subulussalam
WALI Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin menandatangani Prasasti RSUD H. Merah Sakti, Kota Subulussalam. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Nama Wali Kota Subulussalam pertama, H. Merah Sakti, SH ditabalkan menjadi nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam.

Penabalan nama tersebut ditandai Penandatanganan Prasasti RSUD H. Merah Sakti, Kota Subulussalam oleh Wali Kota, Haji Rasyid Bancin pada rangkaian Perayaan Hari Jadi ke-64 Subulussalam di Lapangan Sada Kata, Komplek Perkantoran, Pemko Subulussalam, Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam, Senin(1/9).

Upacara Peringatan Hari Jadi ke-64 Subulussalam turut diisi dengan Pembacaan Sejarah Subulussalam oleh Salmaza, mantan Wakil Wali era Merah Sakti dan Affan Bintang, yang tampak hadir di sana.

Selain unsur Forkopimda, turut menyaksikan penandatanganan Prasati RSUD H. Merah Sakti, Kota Subulussalam staf ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh DR. Husnan, ST, MP.

“Di balik usia yang bertambah, ada sejarah yang tidak boleh dilupakan, karena Subulussalam lahir dari sebuah cita-cita,” kata Wali Kota, Haji Rasyid Bancin mengawali sambutan.

Dijelaskan, Kota Subulussalam, resmi lahir sebagai daerah otonom, 2 Januari 2007 berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2007, dimekarkan dari Kabupaten Aceh Singkil, bukan akhir perjuangan, tetapi awal dari sebuah amanah.

Dikatakan, memperingati Hari Jadi Subulussalam menundukkan hati sejenak, mengenang mereka yang telah membuka jalan, mensyukuri perjalanan yang telah dilalui dan meneguhkan kembali arah, ke mana kota ini harus dibawa.

19 tahun Otonomi Kota Subulussalam disebut bukan perjalanan pendek, dan dalam rentang waktu Kota Subulussalam melewati banyak fase, menghadapi banyak perubahan dan dipimpin oleh orang-orang dengan latar, cara pandang dan tantangan masing-masing.

Disampaikan pernyataan hormat kepada sejumlah pemimpin kota ini, yakni H. Asmauddin, Pj. Wali Kota perdana, meletakkan fondasi awal pemerintahan, disusul H. Martin Deski, ketika sebuah pemerintahan baru harus menemukan bentuk, membangun tata kelola hingga menguatkan kelembagaan.

Lalu, almarhum H. Merah Sakti, Wali Kota pertama hasil pemilihan langsung, membawa kota ini memasuki fase pemerintahan definitif, melanjutkan pembangunan dengan segala dinamikanya, serta H. Affan Alfian Bintang periode berikutnya, estafet kepemimpinan dan pengabdian.

Selain kepada sejumlah pejabat itu, Rasyid juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat yang bekerja pada zamannya.

Dikatakan, setiap masa memberi sesuatu bagi perjalanan kota ini. "Ada jalan yang telah dibuka, ada pemerintahan yang dibangun, ada pelayanan yang diletakkan, ada pembangunan yang telah dimulai dan ada pengalaman yang menjadi pelajaran hari ini," ujar Rasyid.

Diingatkan Rasyid, menghapus jejak masa lalu jangan dilakukan, karena justru harus belajar dari seluruh jejak itu, dan hari ini 19 tahun Kota Subulussalam masih menyimpan pekerjaan rumah yang besar.

Kehadiran Sekolah Rakyat, kata Rasyid merupakan sebuah ikhtiar untuk memastikan anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan tetap memiliki jalan menuju pendidikan yang bermutu.

Sekolah ini bukan sekadar bangunan pendidikan, tetapi ikhtiar untuk memutus rantai keterbatasan agar keadaan ekonomi orang tua tidak menjadi batas bagi masa depan seorang anak.

Lalu, pihaknya juga membuka jalan bagi hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi, model pendidikan dirancang untuk mempertemukan mutu, kesempatan dan daya saing, tanpa melihat latar belakang ekonomi, tetapi kemampuan dan potensi anak sebagai sesuatu yang harus dikembangkan.

“Inilah salah satu bentuk nyata meneruskan cita-cita para pendahulu, mereka dahulu memperjuangkan lahirnya sebuah kota agar rakyat memiliki masa depan, hari ini kita berjuang agar anak-anak kota ini memiliki kemampuan untuk mengisi masa depan itu, “ tuturnya. (id130)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement