Nasir Nurdin Bidik Dua Periode, Tim Pemenangan Serahkan Berkas Pendaftaran Calon Ketua


BANDA ACEH (Waspada.id): Nasir Nurdin, bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031, bersama Muhammad Zairin yang maju sebagai bakal calon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP), menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon dalam kontestasi kepemimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh.
Penyerahan berkas pencalonan Nasir Nurdin dilakukan oleh tim pemenangan yang dipimpin Jufrizal kepada Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Verifikasi Steering Committee (SC) Konferensi Provinsi XIII PWI Aceh 2026, Imran Joni, yang didampingi Ketua SC Azwani Awi dan Sekretaris SC Iranda Novandi, di Kantor PWI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026).
Rombongan berangkat dari Rex Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Sebelum bergerak, Nasir mengumumkan susunan tim pemenangan yang dipimpin Jufrizal dan dilengkapi sejumlah pengurus lainnya dalam acara silaturahmi dan konferensi pers.
Nasir mengatakan pasangan tersebut menyerahkan formulir dukungan sesuai persyaratan yang ditetapkan Steering Committee (SC) Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Aceh XIII. Konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026 itu akan menentukan kepemimpinan organisasi wartawan tersebut untuk lima tahun ke depan.
“Insya Allah, Sabtu siang ini kita siap menyerahkan formulir dukungan 10 persen sebagaimana yang telah ditetapkan SC,” kata Nasir.
Bagi Nasir, pencalonan ini bukan semata-mata soal perebutan kursi ketua. Ia menyatakan masih ada pekerjaan organisasi yang perlu dituntaskan dan diperbaiki dari periode sebelumnya. Ia juga mengajak anggota PWI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terlibat dalam proses pembenahan tersebut.
“Kita ingin melanjutkan tongkat kepemimpinan ini bersama seluruh anggota PWI Aceh dan kabupaten/kota. Masih banyak hal yang perlu kita benahi dan tingkatkan yang belum selesai pada periode sebelumnya,” ujarnya.
Nasir menilai kehadiran Muhammad Zairin sebagai bakal calon Ketua DKP dapat memperkuat organisasi. Namun, efektivitas pasangan ini dalam membawa perubahan baru akan teruji melalui proses konferensi dan pelaksanaan program kerja apabila terpilih.
Di belakang pasangan tersebut, Jufrizal dipercaya memimpin tim pemenangan. Muhammad Saleh dan Muhammad Balia ditunjuk sebagai pelindung atau penasihat. Abdul Hadi menjabat sekretaris sekaligus koordinator kabupaten/kota, sedangkan posisi bendahara dipercayakan kepada Tati Ariana dan Hidayat Pulo.

Bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031, Nasir Nurdin (kiri), menyerahkan SK Tim Pemenangan kepada Jufrizal selaku ketua tim di Rex Peunayong, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026). (Waspada.id/ist)
Tim itu juga membentuk divisi perencanaan dan strategi, pencitraan atau tim kreatif, hubungan anggota dan penggalangan dukungan, serta administrasi.
Jufrizal menyatakan timnya siap menggalang dukungan untuk memenangkan Nasir dan Zairin. Ia menilai keduanya tepat untuk melanjutkan pekerjaan organisasi yang belum tuntas.
“Bagi kami, harga mati untuk kemenangan Kanda Nasir Nurdin dan Bang Muhammad Zairin,” kata Jufrizal.
Pernyataan itu disambut yel-yel dukungan dari para anggota tim. Mereka meneriakkan, “Nasir Nurdin Ketua PWI Aceh dua periode.”
Sebelum berangkat ke Gedung PWI Aceh, para pendukung menyantap kuah beulangong, kuliner khas Aceh yang disajikan dalam pertemuan di Rex Peunayong.
Di markas PWI Aceh, berkas dukungan diserahkan kepada SC Konferprov XIII. Penyerahan dokumen itu menjadi salah satu tahapan awal pencalonan. Adapun kelengkapan dan keabsahan dukungan tetap bergantung pada pemeriksaan panitia sesuai ketentuan konferensi. (id67)
Berita Terkait






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda