Nelayan Pidie Hilang di Laut, Sampan Ditemukan Terapung

PIDIE (Waspada.id): Seorang nelayan Pidie, Mutmaninah, 60, dilaporkan hilang di laut saat melaut menggunakan sampan pancing. Perahu korban ditemukan terapung tanpa awak di tengah laut, sementara tim gabungan bersama nelayan masih melakukan pencarian untuk menemukan keberadaannya.
Mutmaninah diketahui berasal dari Keumangan, Kecamatan Mutiara Barat, dan setelah berkeluarga berdomisili di Utue, Kecamatan Pidie.
Informasi terbaru yang diterima pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 11.29 WIB, ditemukan satu unit sampan mesin tanpa orang di perairan pesisir Pasi Rawa. Sampan tersebut diduga milik Mutmaninah dan ditemukan dalam kondisi terapung.
Sampan kemudian ditarik ke darat oleh nelayan Pasi Rawa. Namun, Mutmaninah tidak ditemukan bersama sampan tersebut.
Petunjuk lain diperoleh dari TPI Kuala Pekan Baro, tempat sepeda motor milik korban diketahui masih terparkir.
Panglima Laot Kabupaten Pidie, Marfian AS, mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologis hilangnya korban.

Sampan milik Mutmaninah yang ditemukan tanpa awak dan berhasil ditarik nelayan ke darat, Sabtu (19/9) Waspada.id/Muhammad Riza
“Belum diketahui apakah korban terjatuh ke laut atau bagaimana kejadiannya. Kami masih mencari informasi mengenai kronologisnya,” kata Marfian.
Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah nelayan, perahu korban ditemukan terapung di tengah laut dan kemudian ditarik ke darat oleh nelayan lainnya.
“Sampai sekarang korban belum ditemukan. Kami masih terus melakukan pencarian,” ujarnya.
Marfian mengatakan pencarian terhadap Mutmaninah terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI AL dan Polairud Polres Pidie.
Pencarian juga mendapat bantuan dari nelayan Pekan Baro dan Genteng. Para nelayan menyisir kawasan perairan menggunakan perahu dompeng.
Tim gabungan terus bergerak menyusuri kawasan laut yang diduga menjadi lokasi terakhir korban melaut. Informasi dari para nelayan juga dihimpun untuk membantu menemukan kemungkinan lokasi korban.
Hilangnya Mutmaninah menjadi perhatian keluarga dan masyarakat setempat. Keluarga masih menunggu kabar mengenai keberadaan korban dan berharap pencarian segera membuahkan hasil.
Hingga Sabtu (19/9), belum diketahui secara pasti apakah Mutmaninah terjatuh ke laut atau terdapat kemungkinan lain. Tim gabungan masih melakukan pencarian dan berharap korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat. (Id69)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda