NGALAM Hadirkan "Touch The Grass", Ajak Generasi Muda Kembali Terhubung dengan Alam

MEDAN (Waspada.id): NGALAM menghadirkan kampanye lingkungan bertajuk “Touch The Grass” untuk mengajak generasi muda kembali membangun kedekatan dengan alam melalui pengalaman interaktif dan edukatif. Kampanye ini mengangkat fenomena nature deficit, yaitu berkurangnya interaksi langsung manusia dengan alam di tengah kehidupan sehari-hari yang semakin lekat dengan teknologi.
Rangkaian kampanye diawali dengan pre-event “RECONNECT: Feel & Notice” pada Minggu (4/10) di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Merdeka, Medan. Melalui nature sensory challenge, nature quiz, dan sesi refleksi, pengunjung diajak mengenali unsur alam melalui indra serta meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Aktivitas ini menjadi pengenalan awal terhadap pesan kampanye, sekaligus mengajak masyarakat menyadari keberadaan unsur alam yang sering terlewatkan dalam rutinitas sehari-hari.
Kegiatan berlanjut melalui main event pada Minggu (11/10) di Taman Cadika, Medan. Berbagai aktivitas dilakukan, seperti nature walk dan nature hunt, yang mengajak peserta menjelajahi taman, mengamati lingkungan, serta menemukan unsur alam melalui tantangan eksplorasi. Peserta juga dapat mengikuti nature journaling, kegiatan kreatif yang memadukan pengamatan alam dengan ekspresi personal melalui karya berbahan material alami. Rangkaian ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menikmati ruang terbuka sekaligus membangun pengalaman yang lebih dekat dengan alam.
Dalam pelaksanaannya, NGALAM berkolaborasi dengan Rimbapala Kehutanan USU, unit kegiatan mahasiswa yang berfokus pada eksplorasi alam bebas serta memiliki perhatian terhadap lingkungan dan kehutanan. Kolaborasi ini mendukung pelaksanaan “Touch The Grass” melalui keterlibatan komunitas yang dekat dengan aktivitas luar ruang dan eksplorasi alam.

Selain rangkaian kegiatan utama, Touch The Grass Corner dihadirkan sebagai ruang interaksi terbuka bagi pengunjung Taman Cadika. Area ini memungkinkan masyarakat mengenal pesan kampanye dan mengikuti aktivitas sensorik serta refleksi secara spontan, termasuk bagi pengunjung yang datang untuk berolahraga atau menikmati taman.
Project Leader NGALAM, Diva Meilisa, berharap rangkaian kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk kembali menyadari pentingnya berinteraksi dengan alam.
“Melalui rangkaian kampanye Touch The Grass, saya berharap generasi muda dapat kembali menyadari pentingnya berinteraksi dengan alam, menemukan ruang untuk sejenak melepas penat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap alam. Saya percaya kedekatan dengan alam bisa dimulai dari langkah sederhana, yaitu meluangkan waktu untuk hadir dan merasakan alam di sekitar kita,” ujar Diva.
NGALAM berharap generasi muda dapat meluangkan lebih banyak waktu di ruang terbuka dan menjadikan interaksi dengan alam sebagai bagian dari keseharian.
Tentang NGALAM
NGALAM merupakan tim kampanye yang terdiri dari sepuluh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Sumatera Utara (USU). Nama NGALAM terinspirasi dari istilah “nge-alam”, yang menggambarkan aktivitas kembali berinteraksi dan mendekatkan diri dengan alam. Dengan slogan “Sentuh Alam, Rawat Jiwa”, NGALAM merepresentasikan semangat untuk kembali terhubung dengan alam dan menemukan ketenangan melalui pengalaman sederhana di lingkungan sekitar.(fandi)
Berita Terkait

























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda