Breaking News
Memuat breaking news...

Night at Museum, Wabup Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Deliserdang

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11.57 AM WIB
Night at Museum, Wabup Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Deliserdang
Wabup Lom Lom Suwondo bersama Staf Ahli I TP PKK, Asniar menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba seni budaya dan lomba busana daerah Night at Museum di Halaman Museum Pemkab, Jumat (14/8/26) malam. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mendorong generasi muda semakin mengenal, mencintai dan melestarikan seni budaya daerah. Hal itu dilakukan melalui Pagelaran Seni Budaya dan Lomba Busana Daerah Night at Museum di Halaman Museum Pemkab, Lubukpakam, Jumat (14/8/26) malam.

Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, yang hadir bersama Staf Ahli I TP PKK, Asniar Lom Lom Suwondo, mengapresisi kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Deliserdang tersebut.

Lom Lom mengatakan, pelestarian seni dan budaya membutuhkan keterlibatan generasi muda agar nilai tradisi, budaya, estetika, dan sopan santun yang diwariskan para pendahulu tetap terjaga.

“Budaya tidak akan lestari hanya karena disimpan rapi di dalam museum. Budaya akan tetap hidup jika terus dikenakan, ditarikan, diceritakan dan diwariskan dari generasi ke generasi,” kata Lom Lom.

Menurutnya, keberagaman budaya dan etnis yang hidup berdampingan merupakan kekayaan, sekaligus identitas masyarakat Deliserdang. Karena itu, ruang-ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mengekspresikan budaya perlu terus diperkuat.

Ia mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Disbudporapar, UPT Museum, seniman, sanggar seni, dewan juri, orang tua, peserta dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Termasuk para peserta lomba busana daerah yang tampil percaya diri mengenakan busana adat.

“Kalian semua sudah menjadi pemenang, karena telah berani dan bangga tampil membawa nama budaya Deliserdang. Teruslah belajar, teruslah berlatih, dan jangan pernah malu mengenakan busana adat kita sendiri,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, disampaikan bahwa delegasi seni budaya Deliserdang akan mengikuti Festival Bumi Asanti bersama Sanggar Siswo Langgeng Budoyo di Yogyakarta, Karimun Taja Tari 2026 di Tanjung Balai Karimun, serta Festival Pacu Jalur Teluk Kuantan 2026.

“Kita berharap delegasi seni budaya Deliserdang yang akan mengikuti berbagai festival di luar daerah dapat membawa nama besar dan nama baik Deliserdang.Jagalah dan rawatlah budaya kita,” himbau nya.

Night at Museum diisi lomba busana daerah yang diikuti siswa-siswi SD dan SMP berusia 7-15 tahun, serta pagelaran tari dan teater musikal yang mengangkat perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia dan keberagaman budaya di Deliserdang.

Sebelumnya, Kepala Disbudporapar Deliserdang, Yudy Hilmawan melaporkan bahwa Museum Pemka Deliserdang akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebesar Rp2 miliar untuk mendukung revitalisasi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas museum, sekaligus menarik lebih banyak masyarakat untuk berkunjung.

Kegiatan dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba busana daerah, serta pelepasan delegasi seni budaya Delizerdang.

Daftar Pemenang Lomba Busana Daerah, Juara I : Fajra Nadia Nadhifa–YP Nurul Iman Tanjungmorawa, Juara II: Alifa Wiga Ningrum–MIN 3 Deliserdang dan Juara III: Athalya Paula –SD Wiyata Dharma

Harapan I: Annisa Zahra – SD IT Al Fatih Bandar Setia, Harapan II: Divana Alesha–SD Negeri 104233 Tanjungnorawa, Harapan III: Fellysha Putri–SD IT Salsabila Bandar Setia. Favorit I: Fathiya Azzahra–MIS Nurul Yaqin Burhaniyah Tanjungmorawa, Favorit II: Muhammad Dicky – SD Negeri 104257 Sekip (id.28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement