Breaking News
Memuat breaking news...

Nuri Farisal Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Kamis, 10 September 2026 - 5.26 PM WIB
Nuri Farisal Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Masyarakat
Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Farisal didampingi Ibu Wakil Wali Kota, Ny. Erwani Meutia Suraji Junus menghadiri acara Lomba masak serba ikan di Anjong Monmata Bsnda Aceh, kamis [10/09/25]. (Waspada.id/JK).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SABANG (Waspada.id): Ikan leubim atau ikan kambing-kambing disulap menjadi sajian lasagna dalam kreasi Kota Sabang pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026.

Melalui menu “Acehnese Potato Fish Lasagna”, Ketua Forikan Kota Sabang, Nuri Farisal, bersama tim menghadirkan olahan ikan lokal dengan sentuhan kreatif yang tetap membawa identitas masyarakat pesisir Sabang.

Lomba yang berlangsung di Aula Anjong Monmata, Banda Aceh, kamis (10/09/26) tersebut turut dihadiri Ibu Wakil Wali Kota Sabang, Ny. Erwani Meutia Suradji, sebagai bentuk dukungan terhadap keikutsertaan Kota Sabang dalam ajang yang mengangkat kreativitas pengolahan ikan dan semangat Gemarikan.

Kegiatan ini mengusung tema “Kreasi Masakan Serba Ikan, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas Menuju Aceh Carong”. Ajang ini menjadi ruang bagi perwakilan kabupaten/kota se-Aceh untuk berkreasi mengolah ikan menjadi sajian yang menarik, bergizi dan mudah diterapkan dalam menu keluarga.

Dalam kompetisi tersebut, Kota Sabang mengusung “Acehnese Potato Fish Lasagna” sebagai menu utama berbahan ikan leubim. Sajian ini dilengkapi kentang yang dibentuk menyerupai perahu sebagai simbol kehidupan masyarakat pesisir Sabang, sementara ikan melambangkan hasil laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan. Selain menu utama, Sabang juga menyuguhkan sejumlah menu olahan ikan lainnya dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Lomba ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan bahwa ikan lokal bisa diolah menjadi menu yang kreatif, lezat dan bergizi. Kita ingin memperkenalkan lebih banyak cara mengolah ikan, sehingga masyarakat punya pilihan menu yang beragam sekaligus mendorong semangat Gemarikan di keluarga,” kata Nuri, Kamis (10/9).

Menurut Nuri, keberagaman olahan ikan diharapkan dapat membuat konsumsi ikan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga. Selain mendukung pemenuhan gizi, kreativitas mengolah hasil perikanan juga dapat membuka ruang bagi pengembangan kuliner berbasis bahan pangan lokal.

“Harapannya, kreasi seperti ini tidak berhenti di perlombaan. Bisa diterapkan di rumah, membuat keluarga semakin gemar makan ikan, sekaligus menjadi inspirasi untuk mengembangkan usaha kuliner berbahan hasil perikanan lokal,” lanjutnya.

Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni menu keluarga, menu balita usia 3-5 tahun, serta menu kudapan. Penggunaan ikan lokal dan bahan pangan daerah menjadi bagian penting dalam perlombaan, sekaligus mendorong inovasi kuliner dan pengenalan beragam cara mengolah ikan kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan ini, Kota Sabang tidak hanya membawa kreasi kuliner, tetapi juga memperkenalkan potensi hasil laut dan pangan lokal melalui sajian yang kreatif. Semangat tersebut diharapkan turut memperkuat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), sekaligus mendorong pemanfaatan hasil perikanan lokal sebagai bagian dari gizi keluarga dan peluang ekonomi masyarakat. (JK)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement