Operasi Saber Bersinar, BNN Asahan Temukan 8 Orang Positif

KISARAN (Waspada.id): Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan melakukan deteksi dini dalam Operasi Saber Bersinar 2026 di sejumlah wilayah yang dinilai rawan peredaran narkoba, Rabu-Kamis (25-26/8) dini hari.
Kepala BNN Kab Asahan, Adrea Retha Zulhelfi, menerangkan kegiatan tersebut merupakan deteksi dini yang diperintahkan langsung Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol Tatar Nugroho. Operasi dilaksanakan dengan sandi Operasi Saber Bersinar 2026 bersama personel Satpol PP Pemkab Asahan, Satres Narkoba Polres Asahan dan Subdenpom TNI.
"Operasi mengacu pada arahan Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Sumatera Utara, Kombes Pol Josua N.A.M. Tampubolon, dengan menyasar lokasi yang dinilai paling rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Asahan," jelas Adrea.
Penata Pemberantasan BNNK Asahan, Ipda Susepta Siagian, dan Penyuluh Narkoba Ahli Muda, Rindu Willia, melalui Kasubbag Umum/PPID BNNK Asahan, Supangadi, menambahkan, dari kegiatan tersebut ditemukan delapan orang dengan hasil tes urine positif narkoba. Mereka terjaring di lokasi hiburan malam KTV Kasih dan Losmen Family Kisaran.
Setelah dilakukan konseling oleh Asisten Konselor BNNK Asahan, Diah Nur Isnaini, A.MKL., dan Dokter Klinik BNNK Asahan, dr. Wulandari Almus, lima dari delapan orang tersebut direkomendasikan menjalani rehabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap.
"Sementara tiga orang lainnya diserahkan kepada Polres Asahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyerahan dilakukan karena ketiganya ditemukan bersama barang bukti saat terjaring dalam Operasi Saber Bersinar Provinsi Sumatera Utara 2026," jelas Supangadi.
Sedangkan Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Asahan, Yudi Purwana, menerangkan rekomendasi rehabilitasi diberikan berdasarkan hasil asesmen dan konseling terhadap mereka yang dinyatakan positif.
"Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan penyalahgunaan narkotika, selain tindakan penegakan hukum terhadap pihak yang ditemukan memiliki barang bukti," kata Yudi.
Berantas Narkoba
Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan BNNK Asahan, Rindu Willia, mengatakan, selain melakukan deteksi dini melalui Operasi Saber Bersinar, BNNK Asahan juga terus menjalankan program Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (Ananda Bersinar). Program tersebut menyasar lingkungan pendidikan sebagai upaya membangun ketahanan generasi muda terhadap penyalahgunaan narkoba.
"Sejak awal 2026, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi. Di antaranya melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Agama Kabupaten Asahan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan untuk mendukung pelaksanaan program Ananda Bersinar di lingkungan pendidikan, termasuk penerapan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di sekolah," kata Rindu. (Id.40)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda