Pascasarjana FH USK Perkuat Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah Mahasiswa


BANDA ACEH (Waspada.id): Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (FH USK) menyelenggarakan Workshop Metodologi Penelitian Hukum (MPH) dan Strategi Menembus Jurnal Internasional Bereputasi (JIB), di Gedung Pascasarjana FH USK, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi Program Studi Doktor Ilmu Hukum (DIH), Magister Ilmu Hukum (MIH), dan Magister Kenotariatan (MKn) FH USK. Workshop ini diikuti oleh 65 mahasiswa dari ketiga program studi tersebut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FH USK, Prof. Dr. M. Ya'kub Aiyub Kadir, Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Yacob menegaskan pentingnya peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah mahasiswa sebagai bagian dari penguatan budaya akademik sekaligus mendukung pencapaian akreditasi Unggul.

Ia mendorong mahasiswa pascasarjana untuk mempersiapkan artikel ilmiah sejak dini dan memilih jurnal internasional yang memiliki reputasi serta kredibilitas yang jelas. Menurutnya, mahasiswa juga perlu mewaspadai jurnal predatori dan jurnal yang telah berstatus discontinued dalam pengindeks bereputasi seperti Scopus.
“Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat membantu proses penulisan ilmiah, tetapi harus digunakan secara bijak. Orisinalitas, kebaruan (novelty), dan ketepatan data tetap menjadi tanggung jawab penulis,” tegas Prof. Yacob.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH USK, Prof. Dr. Teuku Muttaqin Mansur, M.H., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari agenda penguatan kapasitas akademik mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam penyusunan tesis, disertasi, dan publikasi pada jurnal internasional bereputasi.
“Kami menggabungkan dua materi penting, yaitu penguatan metodologi penelitian hukum dan strategi publikasi jurnal internasional bereputasi. Keduanya menjadi kebutuhan utama mahasiswa pascasarjana untuk menghasilkan penelitian berkualitas sekaligus mendukung penyelesaian studi tepat waktu,” ujar Prof. Muttaqin.
Ia menjelaskan bahwa khusus penelitian hukum pada Doktor Ilmu Hukum dapat menggunakan pendekatan yuridis normatif, yuridis empiris, maupun metode gabungan (mixed methods), sesuai dengan karakteristik permasalahan dan tujuan penelitian.
Sementara itu, bagi mahasiswa doktor, publikasi pada jurnal internasional bereputasi merupakan salah satu persyaratan akademik dalam tahapan penyelesaian disertasi.
Workshop ini menghadirkan empat narasumber. Materi Metodologi Penelitian Hukum disampaikan oleh Prof. Dr. Ilyas Ismail, S.H., M.Hum dan Dr. Yanis Rinaldi, S.H., M.Hum.
Sementara materi strategi menembus jurnal internasional bereputasi disampaikan oleh Prof. Jarjani Usman, Ph.D, managing editor jurnal internasional Gender Equity, serta Dr. Tabrani ZA, managing editor jurnal Jurnal Ilmiah Peuradeun (Q1).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh penguatan pemahaman mengenai pemilihan metode penelitian yang tepat, pengembangan kebaruan ilmiah, teknik penulisan artikel, pemilihan jurnal bereputasi, serta strategi menghadapi proses penelaahan (peer review) hingga publikasi.
Prof. Muttaqin berharap workshop tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan coaching clinic dan pendampingan publikasi secara berkelanjutan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi internasional.
“Kita berharap mahasiswa pascasarjana FH USK semakin produktif menghasilkan karya ilmiah berkualitas, memiliki daya saing internasional, dan mampu menyelesaikan studi tepat waktu,” pungkasnya. (id67)
Berita Terkait









































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda