Breaking News
Memuat breaking news...

PDIP Batubara Pertanyakan Anggaran Rp11,5 Miliar Pengadaan Obat RSUD Batubara

Redaksi
Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 - 12.11 PM WIB
PDIP Batubara Pertanyakan Anggaran Rp11,5 Miliar Pengadaan Obat RSUD Batubara
Ketua DPC PDI-P Batubara Zahir yang waktu itu menjadi Bupati Batubara meresmikan RSUD Batubara menjadi BLUD.( Rep)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BATUBARA (Waspada.id): Peristiwa gagalnya pasien BPJS yang akan melakukan operasi di RSUD Batubara H OK Arya Zulkarnain, Ketua PDI Perjuangan Batubara Zahir pertanyakan anggaran Rp11,5 miliar pengadaan obat.

Zahir yang juga Bupati Batubara 2018-2023 menyayangkan kondisi RSUD saat ini hingga sampai obat anestesi saja tak bisa diusahakan pengelola RSUD karena stok kosong.

"Ya pinjam aja dulu ke RS yang ada di Batubara, nanti setelah ada stok baru di ganti, namun perlu di evaluasi juga terhadap belanja obat-obatan yang nilainya sampai Rp11,5 miliar, jenis apa saja yang distok, jangan sampai ada pasien yang gagal operasi lagi karena kejadian seperti ini," tegas Zahir.

Sebelumnya RSUD Batubara telah dicanangkan Bupati Zahir pada 19 Desember 2022 dan berlaku mulai 2023 sebagai Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD). Dengan status ini semestinya RS dapat mengelola keuangannya lebih fleksibel dan mandiri terlepas dari sistem keuangan pemerintah daerah.

"Peristiwa ini membuat tingkat kepercayaan masyarakat semakin menurun terhadap rumah sakit pemerintah kebanggaan kita, dulu seingat saya semasa nama RSUD Batubara belum di ganti menjadi RSUD OK Arya Zulkarnain, tak pernah ada gagal operasi," ujar Zahir.

Terpisah, Plt Direktur RSUD H OK Arya Zulkarnain dr. H. Yufly Yanza, melalui pesan WhatsAppnya saat dikonfirmasi sejak Selasa (27/10) siang hingga Rabu (28/10) siang belum memberi tanggapannya.

Sebelumnya diberitakan, Suhartono warga Mangkei Lama gagal menjalani operasi pengangkatan kelenjar di leher belakangnya, karena stok anestesi RSUD Batubara kosong, padahal Suhartono sudah memakai baju operasi.(Id.43)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement