Breaking News
Memuat breaking news...

Pedang Pora dan Tari Guel Warnai Lepas Sambut Kapolres Aceh Tengah, Haru Iringi Kepergian Taufiq

Redaksi
Redaksi
Senin, 14 September 2026 - 2.36 PM WIB
Pedang Pora dan Tari Guel Warnai Lepas Sambut Kapolres Aceh Tengah, Haru Iringi Kepergian Taufiq
Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAKENGON (Waspada.id): Suasana khidmat dan haru mewarnai prosesi lepas sambut Kapolres Aceh Tengah, Senin (14/9/2026). Kedatangan AKBP Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H., disambut Tari Guel dan formasi Pedang Pora, menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru di jajaran Polres Aceh Tengah sekaligus berakhirnya masa tugas AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., di Bumi Gayo.

Prosesi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung penuh penghormatan. Bukan hanya menjadi penyambutan bagi Kapolres baru, rangkaian kegiatan juga menjadi momen perpisahan bagi AKBP Muhamad Taufiq bersama jajaran yang selama ini mendampinginya dalam menjalankan tugas kepolisian dan melayani masyarakat Aceh Tengah.

Penyambutan diawali dengan pengalungan bunga oleh AKBP Muhamad Taufiq kepada AKBP Teguh Siswoyo. Selanjutnya, Tari Guel ditampilkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus menghadirkan kearifan lokal Gayo dalam prosesi pergantian pimpinan.

Suasana semakin khidmat ketika Kapolsek dan para perwira jajaran membentuk formasi Pedang Pora. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan, kebersamaan, kekompakan dan loyalitas dalam mengiringi pergantian kepemimpinan di lingkungan Polres Aceh Tengah.

Usai prosesi penyambutan, AKBP Muhamad Taufiq memperkenalkan pejabat utama dan Kapolsek jajaran kepada AKBP Teguh Siswoyo. Perkenalan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi internal serta membangun sinergi dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Apel Farewell Parade. Dalam kesempatan itu, AKBP Muhamad Taufiq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah memberikan dukungan selama dirinya memimpin Polres Aceh Tengah.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi rekan-rekan dalam mendukung pelaksanaan tugas saya selama di sini. Saya mohon doa restu untuk melaksanakan tugas di Polres Nagan Raya," ujarnya.

Taufiq juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan maupun perbuatan yang kurang berkenan.

Ia mengaku berbagai pengalaman bersama jajaran, termasuk ketika menghadapi bencana hidrometeorologi dan turun langsung membantu masyarakat terdampak, menjadi kenangan yang membekas selama menjalankan tugas di Aceh Tengah.

"Kenangan suka dan duka, termasuk dalam penanganan bencana di Aceh Tengah, kita lalui bersama. Itu sangat dramatis dan sangat berkesan bagi saya," katanya.

Sementara itu, AKBP Teguh Siswoyo menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan seluruh jajaran Polres Aceh Tengah. Ia berharap pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum untuk mempertahankan berbagai capaian yang telah dibangun sekaligus meningkatkan kinerja ke depan.

"Semoga pelaksanaan apel pertama ini membawa berkah dan harapan baik ke depan. Saya mengucapkan terima kasih atas sambutannya. Situasi sampai saat ini dalam keadaan aman dan kondusif," kata AKBP Teguh.

Ia menegaskan estafet kepemimpinan yang diterimanya akan dilanjutkan dengan menjaga berbagai hal positif yang telah dibangun oleh pimpinan sebelumnya.

"Estafet kepemimpinan Bapak AKBP Muhamad Taufiq ini minimal dapat kita pertahankan dan semoga dapat kita tingkatkan. Harapan kita semua, murasa ate, Sabe tuju untuk masyarakat," ujarnya.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Satuan antara Kapolres lama dan Kapolres baru di Aula Polres Aceh Tengah. Kegiatan tersebut disaksikan pejabat utama serta Kapolsek jajaran.

Diantar Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Bumi Gayo

Suasana haru semakin terasa saat acara kenal pamit. Untuk kedua kalinya, prosesi Pedang Pora digelar, kali ini mengiringi langkah AKBP Muhamad Taufiq bersama Ny. Vifa Taufiq meninggalkan Mapolres Aceh Tengah.

Diiringi lagu perpisahan dan pembacaan puisi, keduanya berjalan melewati gerbang utama Mapolres Aceh Tengah.

Langkah tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas AKBP Muhamad Taufiq di Bumi Gayo. Berbagai suka dan duka selama menjalankan tugas bersama jajaran Polres Aceh Tengah kini menjadi bagian dari catatan pengabdian dan kebersamaan yang akan dikenang.

Estafet kepemimpinan pun berlanjut. Dari satu pemimpin kepada pemimpin berikutnya, tugas pengabdian kepada masyarakat, menjaga keamanan serta mempertahankan kepercayaan publik terus diteruskan.

Pergantian kepemimpinan boleh berganti, namun pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawab yang harus dijaga dan dilanjutkan.(id86)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement