Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Pemadaman Listrik Berulang di Tridarma Kembali Tuai Sorotan

Redaksi
Redaksi
Minggu, 8 November 2026 - 8.36 PM WIB
Pemadaman Listrik Berulang di Tridarma Kembali Tuai Sorotan
Kantor PLN Rayon Gebang.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGKAT (Waspada.id): Persoalan pemadaman listrik yang berulang kali terjadi di Dusun VIII Tridarma, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, kembali menuai sorotan. Kali ini, bukan hanya gangguan pasokan listrik yang menjadi perhatian, melainkan juga dugaan sikap kurang baik petugas PLN ULP Gebang Pos 22 terhadap masyarakat saat melakukan penanganan laporan gangguan listrik.

Koordinator Nasional Presidium Rakyat Membangun Peradaban (Permada), Ariswan, mengungkapkan bahwa pada Minggu (8/11/2026), dirinya kembali menerima dan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Dusun VIII Tridarma.

Menurut Ariswan, sekitar pukul 14.36 WIB, dia menghubungi nomor kontak petugas PLN ULP Gebang Pos 22 untuk melaporkan kondisi listrik yang padam di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas PLN kemudian datang ke lokasi guna melakukan pengecekan terhadap gangguan kelistrikan.

Namun, kedatangan petugas tersebut justru diwarnai persoalan komunikasi. Ariswan menyebut seorang petugas berinisial S diduga mengeluarkan pernyataan kurang pantas didengar masyarakat.

"Situasi tersebut kemudian memicu ketegangan hingga terjadi adu argumen antara masyarakat dan petugas di lokasi," ujar Ariswan kepada sejumlah awak media pada Minggu (8/11/26) sore.

Ariswan menegaskan bahwa masyarakat yang menyampaikan keluhan bukan sedang mencari persoalan dengan petugas PLN. Masyarakat hanya menginginkan haknya sebagai pelanggan untuk memperoleh pelayanan kelistrikan yang baik, termasuk respons petugas yang profesional, komunikatif, dan menghormati masyarakat.

"Persoalan pemadaman listrik ini sudah berulang kali terjadi. Ketika masyarakat menyampaikan laporan dan meminta penanganan, seharusnya petugas hadir dengan sikap profesional. Jangan sampai persoalan gangguan listrik justru berkembang menjadi persoalan baru akibat komunikasi dan sikap petugas di lapangan," tegas Ariswan.

Atas kejadian tersebut, Ariswan mendesak General Manager PLN UID Sumatera Utara agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen PLN ULP Gebang, khususnya terkait pola pelayanan dan pembinaan petugas lapangan yang bertugas di Pos 22.(id27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement