Breaking News
Memuat breaking news...

Pembangunan Bendung Pante Lhong II Dikebut, Safrizal: Semoga Sesuai Target

Redaksi
Redaksi
Senin, 3 Agustus 2026 - 1.14 PM WIB
Pembangunan Bendung Pante Lhong II Dikebut, Safrizal: Semoga Sesuai Target
Pembangunan darurat fisik Bendung Peusangan/Bendung Pante Lhong II di Teupin Mane-Beunyot, Juli, Kabupaten Bireuen, dikebut oleh pelaksana dan ditargetkan selesai pada Oktober 2026. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada.id): Pembangunan darurat fisik Bendung Peusangan/Bendung Pante Lhong II di Teupin Mane-Beunyot, Juli, Bireuen, dikebut oleh pelaksana. Targetnya pada Oktober 2026, bendungan tersebut sudah dapat mengalirkan air ke sawah-sawah petani di kabupaten tersebut.

Pada Minggu (02/08/2026), Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra Posko Wilayah Aceh, melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan darurat Bendung Pante Lhong II di Teupin Mane.

Teguh, supervisor lapangan PT Adhi Karya yang bertugas di lokasi pembangunan darurat fisik bendungan, menjelaskan, saat ini pembangunan cofferdam (tanggul sementara) sudah mencapai 100 persen. Kegiatan yang sedang dilakukan yaitu penambahan kantong pasir (geotube)untuk memperkuat cofferdam.

“Kami menambah geotube, supaya cofferdam semakin kokoh,” kata Teguh, sembari menunjukkan ke arah sejumlah pekerja yang sedang mengisi pasir basar ke dalam geotube.

Ia juga menjelaskan, sampai saat ini proses penguatan tanggul sementara telah mencapai 65 persen.

Teguh menjelaskan, bila tidak ada halangan, seluruh kegiatan pembangunan darurat fisik Bendung Pante Lhong II yang membentang antara Desa Teupin Mane-Beunyot, selesai pada September tahun ini.

Dari hasil penelusuran Satgas PRR Posko Wilayah Aceh, saat ini terdapat tiga struktur utama yang sedang dibangun di sana. Terdiri dari pembangunan cofferdam (tanggul sementara), saluran pelimpah darurat (emergency spillway), dan pemasangan pintu kantong lumpur dengan total panjang penanganan sekitar 150 meter.

Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pada September 2026, seluruh sisa pekerjaan penyempurnaan pada bendungan utama—seperti penyelesaian cofferdam, pemasangan pintu kantong lumpur, dan emergency spillway—rampung sepenuhnya.

Tentu saja, pengerukan sedimen lumpur yang masih tersisa di sepanjang jaringan saluran irigasi primer, juga harus dikebut, agar aliran air fungsional bisa mengalir lancar hingga ke petak sawah paling ujung.

Bila sesuai target, pada Oktober tahun ini para petani di Kecamatan Juli dan Peusangan, diproyeksikan dapat memanfaatkan suplai air secara optimal dan serentak untuk memulai kembali masa bercocok tanam.

Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekosntruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA berharap pembangunan darurat fisik Bendungan Pante Lhong II dan jaringan irigasinya, dapat diselesaikan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Ia memberikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan kontraktor pelaksana kegiatan, yang telah bekerja keras siang dan malam, demi mempercepat penyelesaian darurat bendungan tersebut.

Safrizal mengharapkan dukungan dari semua pihak, mulai dari masyarakat setempat, media massa, elemen sipil lainnya, serta seluruh stakeholder.

Kerja pemulihan merupakan kolaborasi lintas sektor. Semua pihak harus terlibat sesuai degan tupoksinya masing-masing. Kepedulian bersama, akan mempermudah proses pemulihan Aceh setelah dihempang bencana siklon senyar pada November tahun lalu.

“Tentunya kita semua berharap proses pembangunan darurat bendungan tersebut, dan proses pemulihan Aceh secara luas, dapat dilakukan sesuai dengan target yang telah disusun. Mari kita semua memberikan dukungan,” imbuhnya. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement