Breaking News
Memuat breaking news...

Pemberdayaan UMKM Ayyana Store Lewat Inovasi Display Produk Dan Pemasaran Berbasis Media Sosial

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 - 6.30 PM WIB
Pemberdayaan UMKM Ayyana Store Lewat Inovasi Display Produk Dan Pemasaran Berbasis Media Sosial
Tim PKM Unimed foto bersama mitra pengabdian. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan PKM 2026 bertajuk “Pemberdayaan UMKM Ayyana Store melalui Inovasi Produk Display, Penguatan Usaha dan Pemasaran Berbasis Sosial Media” di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (11/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya melalui peningkatan kualitas pengelolaan usaha, inovasi penataan produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Program pemberdayaan Ayyana Store dirancang secara terpadu untuk meningkatkan daya saing dan potensi pengembangan usaha. Program ini sejalan dengan semangat Asta Cita dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor usaha masyarakat.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah menghadirkan inovasi pada display atau tampilan produk agar lebih menarik, tertata, dan fungsional. Selain itu, pengelola Ayyana Store mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan usaha, termasuk manajemen keuangan dan pembukuan berbasis web.

Dari sisi pemasaran, tim PKM juga mendorong optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan konsumen. Pemanfaatan platform digital diharapkan dapat meningkatkan visibilitas produk sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi Ayyana Store.

Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari observasi kondisi awal usaha, identifikasi kebutuhan dan perencanaan solusi, pelatihan dan workshop, pendampingan, hingga evaluasi secara berkala.

Melalui program tersebut, tim menargetkan peningkatan kualitas tampilan toko dan produk, termasuk penambahan kapasitas produk hingga 90 persen dibandingkan jumlah produk sebelumnya. Pengelola usaha juga diharapkan semakin mampu menjalankan bisnis secara profesional melalui penerapan pembukuan berbasis web.

Di sisi pemasaran, peningkatan visibilitas Ayyana Store melalui media sosial diharapkan dapat membantu meningkatkan jangkauan konsumen dan penjualan. Dalam jangka panjang, program ini ditargetkan mampu meningkatkan omzet usaha, memperkuat identitas merek Ayyana Store, serta menjadikannya salah satu trendsetter bagi pelaku UMKM di sekitarnya.

Program tersebut juga diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan tim dosen lintas program studi. Tim terdiri atas Zhilli Izzadati Khairuni dari Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Unimed selaku ketua tim, Haryani Pratiwi Sitompul dari Program Studi Pendidikan Akuntansi Unimed sebagai anggota, serta Wahyu Hutria dari Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Unimed sebagai anggota. Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Unimed.

Ketua Tim PKM, Zhilli Izzadati Khairuni, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program pemberdayaan tersebut.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd. selaku Rektor Unimed, Prof. Dr. Dina Ampera, M.Si. selaku Dekan Fakultas Teknik Unimed, Dr. Novita, M.Pd. selaku Ketua LPPM Unimed, serta Muslihah selaku pemilik UMKM Ayyana Store sekaligus mitra dalam pelaksanaan PKM.

Menurut tim, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan pengembangan usaha yang berkelanjutan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga membangun kapasitas pengelola agar mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement