Pembukaan Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat, Syah Afandin: Silat Budaya Asli Indonesia

TANJUNGPURA (Waspada.id): Sejumlah 12 perguruan silat turut berpartisipasi dalam acara Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat yang diadakan Lembaga Media Sejarah Langkat di Kecamatan Tanjung Pura, Rabu (25/6).
Acara pagelaran seni bela diri yang dihadiri antaralain, Stafsus Bupati, Surkani, SE, MM, Kadis Perhubungan, Ari Ramadhan, Ketua Laskar Melayu, sejumlah tokoh Melayu, secara resmi dibuka Bupati Langkat, Syah Afandin, diwakili oleh Staf Ahli,Tengku Auzai
Dalam sambutannya bupati menyatakan, silat adalah bela diri tradisional yang berakar dari peradaban dunia Melayu merupakan budaya asli bangsa Indonesia yang diwarisi !oleh para leluhur harus dijaga dan dilestarikan.
Atas nama pribadi dan kedinasan bupati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan positif ini sebagai upaya nyata yang dilakukan Lembaga Media Sejarah Langkat untuk melestarikan silat Melayu.
Selain untuk melestarikan budaya Indonesia, lanjutnya, mendalam silat tentunya memiliki nilai tambah, sebab dalam silat tidak hanya mengajarkan teknik bela diri semata, tapi juga terdapat pembelajaran rohani, yakni tentang kesadaran dan kesabaran mengendalikan diri dari perbuatan tidak haik.
"Event ini menjadi sangat penting bagi para pesilat, selain wadah untuk mengasah kemampuan bela diri, ajang ini juga diharap dapat menjadi sarana untuk memupuk tali silaturahmi antara sesama pesilat dan kita semua," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat, Yan Pangeran, mengucapkan terima kasih atas dukungan para pihak untuk mensukseskan acara ini.
"Saya berharap, 12 perguruan silat di Langkat dapat meraih prestasi lebih tinggi, tidak hanya ditingkat kampung, tapi juga provinsi, bahkan dilevel nasional.
Ketua Media Sejarah Langkat, Rizki Ramadhan, mengutarakan latar belakangan dari lembaga ini mengedukasi latar belakang sejarah, agar generasi muda dapat memahami sejarah. "Pagelaran ini diadakan karena kita ingin melestarikan budaya Melayu," katanya.
Ketua Yayasan Ujung Tanjung Tengku Fauzi dalam acara yang bertemakan "Warisan Leluhur Jati Diri Bangsa" ini menyampaikan rasa kebahagiaannya karena hari ini menjadi kesatarian negeri untuk Langkat mengangkat harkat dan derajat masyarakat Melayu.
"Langkat telah melahirkan orang besar, salah satunya Tengku Amir Hamzah, sebagai satria dalam berpikir. Berdirilah tentara setia negeri Langkat untuk mengawal bagaimana Langkat maju, aman dan sejahtera," ujarnya.(id24)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda