Breaking News
Memuat breaking news...

Pembunuh Bocah di Tapsel Ditangkap, Kakinya Ditembak, Korban Dibuang Masih Hidup di Lubang Galian

Redaksi
Redaksi
Jumat, 7 Agustus 2026 - 9.46 AM WIB
Pembunuh Bocah di Tapsel Ditangkap, Kakinya Ditembak, Korban Dibuang Masih Hidup di Lubang Galian
Tim Jahtanras Polres Tapsel bersama tersangka yang sudah ditembak kakinya. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAPSEL (Waspada.id): Polres Tapanuli Selatan berhasil mengungkap pelaku kekerasan seksual dan pembunuhan bocah usia 6 tahun di Kecamatam Angkola Muaratais.

Pelalu adalah MH, tetangga korban. Ditangkap sehari setelah penemuan mayat bocah perempuan di dalan galian septik tank, Minggu (3.8/2026).

Pelaku yang untuk mengelabui warga ikut turun ke dalan lobang mengangkat mayat korban, ierpaksa harus ditembak pada kaki kanannya. Karena berupaya lari dan menghilangkan barang bukti saat penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Tapsel Iptu B.D Sitorus, membenarkan penangkapan tersebut, Jumat (7/8/2026). Katanya, pelaku sudah ditahan di ruang tahanan polisi.

Menurut informasi, selain bertetangga, antara korban yang masih murid kelas satu SD dengan pelaku MH, masih ada hubungan persaudaraan (markoum - bahasa Tapsel) dari pihak ayah korban.

Sehingga tidak terlalu mencurigakan bagi warga, saat pelaku membawa korban ke pondok kebun di ujung kampung. Untuk menutupi perlakuan kekerasan seksualnya, pelaku berupaya membunuh korban.

Korbanpun dibuangnya ke galian septik tank rumah baru yang sedang tahap pembangunan di pinggir kampung. Padahal saat itu, diduga korban masih hidup dan bernafas.

"Berdasarkan hasil autopsi, korban tewas setelah tersedak air (mirip orang tenggelam) yang diduga air dalam lubang galian itu," sebut Kasat Reskrim. (Id45)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement