Breaking News
Memuat breaking news...

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Ie Mirah

Redaksi
Redaksi
Minggu, 16 Agustus 2026 - 5.35 AM WIB
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Ie Mirah
Ketua TP-PKK Abdya, Ny. Ratna Sari Dewi Safaruddin menyerahkan bantuan pemerintah daerah kepada warga terdampak banjir di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Sabtu (15/8).Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menyalurkan bantuan tanggap darurat, kepada warga terdampak banjir di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Sabtu (15/8/).

Bantuan diserahkan Ketua TP-PKK Abdya, Ny. Ratna Sari Dewi Safaruddin, di Kantor Keuchik Gampong Ie Mirah. Penyerahan turut didampingi Plt Sekda Abdya Amrizal, Kepala Pelaksana BPBD Abdya Mukhsin, serta jajaran pengurus TP-PKK setempat.

Bantuan tersebut antara lain berupa bahan pangan, sarung, kain panjang, selimut, handuk dan sajadah.

Ratna Sari Dewi mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah, terhadap masyarakat yang terdampak banjir.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama setelah rumah dan aktivitas mereka terdampak genangan. “Bantuan ini merupakan perhatian pemerintah daerah kepada bapak dan ibu. Semoga dapat bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kalak BPBD Abdya Mukhsin menjelaskan, banjir yang melanda kawasan Babahrot, terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, pada Kamis malam (13/8) lalu.

Menurutnya, Gampong Ie Mirah menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah. Genangan tidak hanya memasuki rumah-rumah penduduk, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di jalan nasional.

Sejumlah titik jalan nasional yang sempat terdampak genangan antara lain, kawasan Gampong Pante Cermin, Pante Rakyat, Ie Mirah, hingga Lhok Gayo. “Di ruas jalan nasional Gampong Ie Mirah, ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter dengan arus yang cukup deras. Kondisi tersebut sempat menyebabkan kemacetan,” kata Mukhsin.

Banjir juga menyebabkan sejumlah bagian infrastruktur jalan mengalami kerusakan, akibat tergerus derasnya aliran air.

Mukhsin mengingatkan masyarakat, agar tidak mengabaikan potensi bencana susulan. Menurutnya, kondisi cuaca yang berubah cepat dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir luapan hingga longsor dan pohon tumbang. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Kita tidak bisa memprediksi kapan bencana terjadi,” katanya.

Ia meminta warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, bantaran sungai, maupun daerah dengan potensi longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

BPBD Abdya juga mengingatkan masyarakat, untuk mengikuti perkembangan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kesiapsiagaan bersama sangat penting untuk meminimalkan dampak bencana. Masyarakat kami harapkan tetap tenang, waspada, serta memastikan keselamatan diri dan keluarga. Dokumen-dokumen penting juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang aman,” pungkasnya.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement