Pemerintah Segera Buka Rekrutmen CPNS, PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu


JAKARTA (Waspada.id): Kabar baik bagi masyarakat yang ingin menjadi aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah memutuskan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru mulai November 2026. Rekrutmen ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di berbagai instansi pemerintah, sekaligus menggantikan ASN yang memasuki masa pensiun setiap tahun.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, keputusan pembukaan rekrutmen CPNS tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pemerintah bersama pimpinan DPR dalam menyelesaikan sejumlah persoalan kepegawaian.
“Pemerintah akan menggelar rekrutmen CPNS untuk menyegarkan komposisi PNS, mengingat secara alamiah setiap tahun ada pegawai yang memasuki masa pensiun,” tutur Prasetyo usai rapat finalisasi masalah kepegawaian, ditulis Sabtu (7/11/2026).
Pelaksanaan seleksi CPNS nantinya akan dikoordinasikan oleh panitia seleksi nasional yang dipimpin langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
Prasetyo menegaskan, seluruh kebijakan penataan kepegawaian tersebut akan mulai diterapkan secara bertahap pada 1 Januari 2027 dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.
PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu
Tidak hanya membuka peluang bagi calon pelamar CPNS baru, pemerintah juga menyepakati kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Kebijakan ini mencakup berbagai profesi di lingkungan pemerintahan, mulai dari dosen, guru, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, tenaga kesehatan, tenaga medis, tenaga teknis, tenaga pelayanan, hingga tenaga pelaksana lainnya.
Menariknya, pegawai yang telah diangkat menjadi PPPK penuh waktu juga tetap memiliki kesempatan mengikuti seleksi CPNS mulai 2027.
“Bagi saudara-saudara kita yang nanti sudah diangkat menjadi PPPK penuh waktu, akan diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti tes CPNS yang dimulai pada 2027,” imbuh Prasetyo.
Ratusan Ribu Guru Non-ASN Dapat Kepastian Kontrak
Selain penataan status kepegawaian dan pembukaan seleksi CPNS, pemerintah juga memberikan kepastian perpanjangan kontrak bagi 172.323 guru non-ASN yang mengajar di sekolah negeri dan telah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Jaminan serupa juga diberikan kepada 2.482 guru di lingkungan Kementerian Agama.
Tidak hanya tenaga pendidik, pemerintah turut memberikan kebijakan perpanjangan kontrak bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis non-ASN yang masa kontraknya berakhir pada Desember 2026.
Rangkaian kebijakan tersebut menjadi bagian dari penataan kebutuhan aparatur pemerintah, termasuk pemenuhan tenaga pelayanan publik dan keberlanjutan status pegawai non-ASN. (Lip6)
Berita Terkait












































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda