Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Abdya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,05 Miliar

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 8.37 PM WIB
Pemkab Abdya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,05 Miliar
Bupati Abdya Safaruddin, menerima dividen PT Bank Aceh Syariah tahun buku 2025, sebesar Rp2.051.084.216 dari Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Riko S., di Pendopo Bupati, Kamis (30/7).Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya), menerima dividen PT Bank Aceh Syariah tahun buku 2025 sebesar Rp2.051.084.216.

Selain menyetor dividen kepada pemerintah daerah, Bank Aceh Syariah juga menyalurkan zakat perusahaan sebesar Rp400 juta melalui Baitul Mal Abdya untuk disalurkan kepada para mustahik. Bertempat di Pendopo Bupati Abdya Kamis (30/7).

Dividen diserahkan langsung oleh Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Riko S., kepada Bupati Abdya, Safaruddin. Sementara zakat perusahaan diterima Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar, didampingi anggota Salman Syarif, Zulbaili, Kepala Sekretariat Baitul Mal Bustari, serta Dewan Pengawas Baitul Mal Ikbal Faranika.

Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Riko S mengatakan, dividen yang diterima Pemkab Abdya, merupakan bagian dari pembagian laba perusahaan tahun buku 2025, sekaligus menjadi kontribusi Bank Aceh Syariah, terhadap pendapatan daerah.

Selain dividen kata Riko, Bank Aceh Syariah juga menyerahkan zakat perusahaan sebesar Rp400 juta, yang berasal dari penghimpunan zakat seluruh karyawan Bank Aceh Syariah di berbagai kantor cabang. Dana tersebut dikelola secara terpusat oleh kantor pusat, sebelum didistribusikan kepada kabupaten dan kota di Aceh.

"Zakat yang kami serahkan hari ini merupakan zakat karyawan, yang dihimpun secara terpusat. Berbeda dengan zakat yang biasanya kami salurkan pada bulan Ramadhan, itu merupakan zakat dari Cabang Blangpidie. Jadi setiap tahun ada dua kali penyaluran zakat, yakni dari cabang dan dari kantor pusat," ujar Riko.

Ia mengungkapkan, nilai dividen tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun buku 2024, yang mencapai sekitar Rp2,3 miliar. Begitu pula dengan alokasi zakat perusahaan, yang sebelumnya mencapai Rp500 juta.

Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan perusahaan, yang mengalokasikan sebagian anggaran untuk membantu penanganan bencana banjir di sejumlah daerah di Aceh pada tahun lalu. "Sebagian anggaran perusahaan dialihkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Karena itu, dividen maupun zakat yang disalurkan tahun ini, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya.

Meski demikian, Riko optimistis kinerja Bank Aceh Syariah akan kembali meningkat pada tahun 2026, seiring membaiknya kondisi ekonomi dan dukungan dari pemerintah daerah serta masyarakat.

Ia juga berharap Pemkab Abdya terus meningkatkan penyertaan modal di Bank Aceh Syariah. Menurutnya, semakin besar penyertaan modal pemerintah daerah, semakin besar pula dividen yang akan diterima sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Kami optimistis dengan dukungan Pemkab Abdya dan masyarakat, kinerja Bank Aceh akan semakin baik, sehingga nilai dividen maupun zakat yang disalurkan, dapat kembali meningkat pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Riko turut menyatakan dukungan terhadap program-program pemberdayaan, yang dijalankan Baitul Mal Abdya, di antaranya pembangunan rumah dhuafa dan pengembangan sentra pembinaan bagi mualaf. "Kami berharap zakat ini dapat mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Jika pemanfaatannya tepat sasaran dan memberikan dampak nyata, peluang Abdya memperoleh alokasi zakat yang lebih besar pada masa mendatang akan semakin terbuka," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar, mengapresiasi komitmen Bank Aceh Syariah yang secara konsisten menyalurkan zakat perusahaan melalui Baitul Mal Abdya.

Menurutnya, dana tersebut akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik, sesuai ketentuan syariat Islam, sekaligus mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Abdya. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Aceh Syariah atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Baitul Mal Abdya. Dana zakat ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat yang berhak menerima, serta mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat," pungkasnya.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement