Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pelatihan Pengelasan PT Angkasa Pura Untuk Warga Sekitar Bandara

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 5.23 PM WIB
Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pelatihan Pengelasan PT Angkasa Pura Untuk Warga Sekitar Bandara
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Rahmat Adil Indrawan menyerahkan mesin las secara simbolis di Aula Gedung Serbaguna, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (05/08/2026). (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KOTA JANTHO (Waspada.id): Pemkab Aceh Besar mengapresiasi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara SIM yang menggelar pelatihan pengelasan bagi warga sekitar kawasan bandara, dalam program pemberdayaan masyarakat melalui InJourney Airports Berdaya UMK.

Camat Blang Bintang Subhan SE, MM, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang secara konsisten melaksanakan program pembinaan dan peningkatan kapasitas masyarakat di wilayah sekitar bandara.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kata Subhan, ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang terus memberikan pelatihan dan pembinaan bagi masyarakat sekitar.

"Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang ekonomi masyarakat," ujar Subhan, pada pembukaan pelatihan di gedung Serbaguna Kantor Camat Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (05/08/2026).

Pelatihan yang akan berlangsung selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Agustus 2026 tersebut, diikuti oleh 15 peserta yang merupakan perwakilan dari Kecamatan Blang Bintang, Kuta Baro, dan Montasik, dengan rincian masing-masing lima orang perkecamatan.

Para peserta mengikuti Pelaksanaan Program Injourney Airports Berdaya UMKM di Aula Gedung Serbaguna, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (05/08/2026). (Waspada.id/Ist)

Pada kesempatan itu, Camat Subhan mengungkapkan, pelatihan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menciptakan lapangan kerja maupun usaha mandiri.

"Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang didapat dapat menjadi penopang ekonomi keluarga. Bantuan peralatan yang nantinya diberikan juga hendaknya dirawat dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," pintanya.

Camat Subhan juga berharap program pemberdayaan tersebut terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kecamatan di Aceh Besar.

"Kami berharap ke depan PT Angkasa Pura Indonesia dapat mengundang peserta dari kecamatan-kecamatan lainnya di Aceh Besar sehingga program ini dapat menjadi pilot project pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat lebih luas," sebutnya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Rahmat Adil Indrawan mengatakan, perusahaan komitmen agar keberadaan bandara memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

"Kami ingin masyarakat di wilayah operasional bandara tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi, tetapi menjadi aktor ekonomi yang aktif, mandiri, dan terampil," ucapnya.

Rahmat menjelaskan, pelatihan pengelasan dipilih karena memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Selain mendapatkan materi teori dan praktik, peserta juga dibekali pengetahuan tentang fabrikasi logam serta standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Rahmat Adil Indrawan foto bersama peserta Program Injourney Airports Berdaya UMKM di Aula Gedung Serbaguna, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (05/08/2026). (Waspada.id/Ist)

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan akan menerima bantuan satu set mesin las listrik tipe inverter, helm las, serta perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) standar K3, meliputi sarung tangan, apron, dan kacamata pelindung.

"Dengan dukungan peralatan tersebut, kami berharap peserta dapat langsung memulai usaha mandiri maupun mengembangkan bengkel las yang profesional sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga," imbuhnya. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement