Pemkab Deliserdang Data Potensi PAD di Kompleks Cemara Asri, Ditemukan 8 Ruko Tak Miliki PBG

PERCUT SEITUAN (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melakukan pendataan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kawasan Kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (15/9/26).
Pendataan dilakukan untuk mengidentifikasi, sekaligus memvalidasi berbagai objek pajak dan aktivitas usaha yang dinilai masih berpotensi meningkatkan penerimaan daerah.
Dengan menyasar berbagai sektor, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan hingga pajak air tanah.

Selain memetakan potensi pajak, tim juga melakukan pendataan dari sisi bangunan dan perizinan. Dalam kegiatan tersebut, ditemukan delapan bangunan ruko baru di dalam kawasan Kompleks Cemara Asri yang belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Temuan tersebut menjadi bagian dari data yang akan ditindaklanjuti pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan perizinan yang berlaku.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Deliserdang, Riko Laka Dewa, mengatakan keterbukaan pengelola kawasan menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mendapatkan data yang akurat.
Menurutnya, sinergi antara Pemkab Deliserdang dan pengelola kawasan diperlukan untuk memetakan aktivitas usaha, perizinan maupun potensi penerimaan daerah yang selama ini belum tervalidasi secara maksimal.
“Syukur alhamdulillah, hari ini pihak pengelola kawasan Cemara Asri membuka ruang kerja sama untuk sama-sama memberikan informasi terkait masih belum optimalnya target Pendapatan Asli Daerah, khususnya di wilayah Kompleks Cemara Asri,” kata Rio.

Ia berharap, hasil pendataan tersebut menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan seluruh potensi PAD di Kabupaten Deliserdang.
“Harapannya, lewat kegiatan hari ini, niat pemerintah kabupaten untuk bisa mengoptimalkan seluruh potensi PAD yang ada dapat terwujud. Nantinya, hasilnya bermuara pada pembangunan yang ada di Kabupaten Deliserdang,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang, Sri Armayani, mengatakan sebelum turun melakukan pendataan, tim Pemkab Deliserdang telah berkoordinasi dengan pihak pengelola Kompleks Cemara Asri.
"Hari ini kami melakukan kegiatan di Kompleks Cemara Asri, dan tadi sudah bertemu dengan pengelola. Kami disambut baik oleh pengelola,” ujar Maya.
Menurut Maya, tim dibagi berdasarkan sektor yang akan didata. Pelaksanaannya dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Satpol PP, Inspektorat, Dinas Cipta Karya, bidang perizinan dan Dinas Perhubungan.
“Jadi, tim ini yang sudah dibagi untuk melihat PBB, kemudian pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan dan pajak air tanah," jelasnya.

Maya menambahkan, keterlibatan ini diperlukan agar pendataan tidak hanya menyangkut objek pajak, tetapi juga mencakup aktivitas usaha, bangunan, perizinan serta berbagai potensi lain yang dapat menjadi sumber penerimaan daerah.
Maya menjelaskan, pendataan di kawasan tersebut berjalan dengan baik setelah adanya komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak pengelola.
"Selama ini pihak Cemara Asri itu tertutup, ternyata hari ini pihak pengelola menerima dengan baik,” ungkapnya seraya menyebutkan, optimalisasi PAD menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
Turut Hadir kegiatan Tersebut Inspektur Deliserdang, H.Edwin Nasution, Kasatpol PP H. Marjuki Hasibuan, Sekretaris Bapenda Arfian Yamin Ginting, Kabid PBB Bapenda Rahmat Gozali, Kabid PAD Awal Kurniawan, Kabid P2NP DPMPTSP Erwin Zulkarnaen Lubis, serta pejabat lainya(id.28/syahril)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda